Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Lagi, Bea Cukai Kudus Amankan 16.300 Batang Rokok Ilegal Asal Jepara

0 156

MuriaNewsCom, Kudus – Kantor Pengawasan, Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Kudus terus genjot melakukan penindakan terhadap rokok ilegal. Bahkan terakhir, Bea Cukai Kudus berhasil menindak 16.300 batang rokok ilegal jenis sigaret kretek mesin.

Kepala KPPBC Tipe Madya Kudus Iman Prayitno melalui Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Dwi Prasetyo Rini mengatakan, Bea Cukai Kudus terus melakukan penindakan. Terakhir penindakan dilakukan di Desa Krasak Kecamatan Pecangaan Kabupaten Jepara.

Pada penindakan itu, Bea Cukai Kudus berhasil mengamankan 16.300 atang rokok ilegal jenis SKM. Apabila diperkirakan nilai barang tersebut mencapai Rp 11.65 juta.

“Untuk potensi kerugian negara akibat penindakan tersebut sebesear Rp 7.69 juta,” katanya.

Ia mengatakan, sebelumnya, tim memperoleh informasi tentang adanya bangunan yang diduga digunakan untuk menimbun atau mengemas barang kena cukai. Yakni berupa rokok yang diduga ilegal di daerah Jepara.

Berdasarkan informasi di atas, selanjutnya tim survei melakukan pengamatan terhadap bangunan dimaksud yang beralamat di Desa Krasak, Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara. Tim melakukan pemeriksaan terhadap bangunan dimaksud.

“Memang benar diperoleh fakta terdapat BKC berupa rokok batangan jenis SKM yang diduga illegal dengan barang bukti sesuai rincian. Barang bukti dibawa ke Kantor Bea Cukai Kudus untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.

Ditambahkan dia, penindakan Bea Cukai Kudus hingga bulan Maret ini sudah ada 24 penindakan. Dengan berupa 5.975.316 batang rokok jenis SKM, 2.880 batang rokok jenis SKT, dan 1.634 bungkus TIS.

“Perkiraan nilai barang mencapai Rp 4.37 miliar. Sedangkan potensi kerugian mencapai Rp 2.89 miliar,” tutupnya.

Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.