Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Sedulur Sikep Kudus Pastikan Gunakan Hak Pilih di Pemilu 2019

MuriaNewsCom, Kudus – Pemilihan umum (pemilu) yang akan digelar 17 April 2019 sebentar lagi akan digelar serentak di seluruh Indonesia. Untuk itu, tokoh Sedulur Sikep Kabupaten Kudus Budi Santoso memastikan warganya yang lebih dikenal dengan “wong samin” akan menggunakan hak pilih mereka.

Budi Santoso saat ditemui di kediamannya di Desa Larikrejo Kecamatan Undaan Kabupaten Kudus mengatakan, para penganut ajaran Ki Surosantiko menegaskan tidak akan golput. Mereka akan datang ke tempat pemungutan suara (TPS) saat 17 April 2019 mendatang.

Jarene kon sinau dadi warga negara sing apik. Tur ngeten dadi saben ono pemilihan sedulur sikep derek milih. Dadine anggapan wong sami ngunu kui, sak nyatane mboten, (Katanya disuruh belajar menjadi warga negara yang baik. Serta setiap ada pemilihan sedulur sikep ikut melaksanakan pemilihan. Jadi sebenarnya anggapan sedulur sikep seperti itu, nyatanya tidak,” jelasnya saat ditemui di kediamannya di Desa Larik Rejo.

Ia mengatakan, selain ikut berpartisipasi dalam pemilu, sedulur sikep juga dilibatkan dalam pelaksanaan pemilu itu. Santoso sapaan akrabnya mengaku bahkan pernah dilibatkan dalam pelaksanaan pemilu pada tahun 2010 lalu.

Tahun rumiyen kulo nathe dilibatke dadi anggota KPPS. Nanging sakniki mboten malih. Niku atas dasar nglibatkan bocah sing pinter. Peremajaan petugas. Kesimpulane desa ora peh samin nggih mboten. Wong nyatane ya nathe dilibatke, (Tahun kemarin (tahun 2010) saya pernah dilibatkan jadi anggota KPPS. Namun sekarang sudah tidak. Karena mungkin sekarang ada peremajaan. Bukan berarti orang samin orangnya gitu. Soalnya juga ya pernah dilibatkan tahun lalu),” jelasnya.

Disinggung soal, para calon presiden dan wakil presiden atau calon legislatif, ia menyebutkan hanya sekadar tahu. Terutama para calon presiden dan wakil presiden. Ia mengaku mengetahui. Meskipun hanya lewat televisi.

Nik kenal konconan kaleh jenengan iki iso jagong barang. Ning Cuma ngertos tok, lewat tv-tv. (Kalau kenal seperti saya dengan kalian ini. Saling ketemu dan diskusi seperti sekarang. Cuma hanya sebatas tahu saja. Dari televisi),” ujarnya.

Untuk saat ini, ada sebanyak 69 jiwa sedulur sikep yang tinggal di Desa Larikrejo Kecamatan Undaan. Mereka hingga sekarang masih memegang teguh ajaran sedulur sikep.

Nik KTP, sedulur sikep iki akeh sing wis duwe. Dadine ora masalah, (Terkait KTP, kami sedulur sikep sudah mayoritas banyak yang punya. Untuk itu tidak ada masalah saat pemilu nanti),” tandasnya.

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...