Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Jenazah TNI Asal Grobogan yang Gugur di Papua Dimakamkan di Taman Makam Pahlawan

MuriaNewsCom, Grobogan – Jenazah Serda Siswanto Bayu Aji, anggota TNI asal Grobogan yang gugur dalam baku tembak dengan Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) di wilayah Mugi, Kabupaten Nduga, Papua, direncanakan tiba di kampung halamannya di Grobogan malam ini.

Hal itu disampaikan Suraidi Iskandar, ayah Bayu, saat ditemui wartawan di rumahnya, Jumat (8/3/2019).

Menurut Iskandar, berdasarkan pemberitahuan yang didapat, jenazah Bayu diterbangkan dari Papua menuju Jakarta terlebih dahulu untuk dilakukan prosesi penghormatan terakhir dari kesatuannya. Setelah itu, jenazah diberangkatkan menuju Bandara  Adi Sumarmo, Solo.

Dari Solo, jenazah akan menempuh perjalanan darat hingga ke rumah duka di Dusun Pateh, Desa Mojorebo, Kecamatan Wirosari, Grobogan.

“Diperkirakan, sekitar pukul 16.00 WIB, jenazah sampai di Adi Sumarmo. Kemungkinan sampai di rumah sini sekitaran Magrib atau Isya,” kata Iskandar.

Iskandar menjelaskan, rencananya jenazah akan disemayamkan semalam di rumah duka. Untuk pemakaman dijadwalkan pada Sabtu (9/3/2019) pagi sekitar pukul 09.00 WIB.

“Pemakaman akan dilakukan di Taman Makam Pahlawan Kusuma Bakti Purwodadi,” ujarnya.

Iskandar menerima kabar duka tersebut secara resmi pada Kamis (7/3/2019) malam sekitar pukul 19.00 WIB. Sebelumnya, memang sudah terdengar kabar jika anaknya gugur dalam baku tembak di Papua. Namun, Iskandar belum percaya dengan kabar itu.

“Saya baru percaya setelah Pak Danramil Wirosari menyampaikan kabar duka tersebut ke rumah, menjelang Isyak. Atas kejadian ini, saya merasa ikhlas karena anak saya gugur demi negara,” ungkap Iskandar.

Baca juga: 1 Anggota TNI dari Grobogan Gugur Saat Baku Tembak di Papua

Di rumah duka yang berada di pinggir jalan raya tersebut tampak banyak karangan bunga. Diantaranya dari Panglima TNI, Danjen Kopassus, Pangdam IV/Diponegoro, Danrem, dan Dandim 0717/Purwodadi. Sejumlah anggota Koramil, Polsek Wirosari dan kerabat tampak berada di rumah duka.

Rumah duka yang menghadap ke utara itu berada persis di seberang SDN 03 Mojorebo. Iskandar sebelumnya pernah menjabat sebagai kepala sekolah di SDN tersebut hingga pensiun tahun 2014.

Di samping kiri rumah Iskandar juga tampak suasana duka. Ternyata, tetangganya ada yang meninggal dunia dinihari tadi dan akan dimakamkan siang ini.

Menurut Iskandar, selama tugas di Papua, Bayu sudah beberapa kali mengirim kabar lewat telepon. Antara lain, Bayu mengabarkan jika sudah sampai Papua. Kemudian sekitar pertengahan Februari 2019, Bayu juga sempat telepon ke rumah.

“Selama tugas di Papua, saya memang tidak pernah menghubungi lebih dulu karena khawatir mengganggu tugasnya. Jadi, Bayu yang lebih sering telepon,” katanya.

Iskandar mengungkapkan, selepas lulus SMK di Blora, Bayu sempat beberapa tahun bekerja di pertambangan batu bara di Kalimantan. Setelah itu, Bayu mendaftar dan akhirnya diterima jadi anggota TNI pada tahun 2016 lalu.

 

Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...