Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pulang dari Sawah, Warga Desa Jatiharjo Grobogan Histeris Lihat Suaminya Gantung Diri

MuriaNewsCom, Grobogan – Peristiwa orang gantung diri terjadi lagi di Grobogan, Kamis (7/3/2019). Seorang warga Dusun Nanggungan, Desa Jatiharjo, Kecamatan Pulokulon ditemukan tewas gantung diri di rumahnya sekitar pukul 12.00 WIB. Pelaku gantung diri diketahui bernama Ridwan (45), warga setempat.

Informasi yang didapat menyebutkan, sebelum kejadian, korban masih sempat ngobrol dengan istrinya Suwati (35). Kemudian, sekitar pukul 07.00 WIB, Suwati pamit mau pergi ke sawah.

Menjelang tengah hari, Suwati pulang ke rumah karena mau memasak nasi buat makan siang. Saat sampai di rumah, Suwati tidak melihat keberadaan suaminya.

Selanjutnya, Suwati bermaksud mencari suaminya ke dalam kamar karena dikira sedang tertidur. Saat masuk kamar, ia sontak kaget. Sebab, di dalam kamar itu, ia mendapati tubuh Ridwa sudah tergantung di bawah belandar atau pasak dengan leher terjerat tali.

Melihat kenyataan itu, Suwati selanjutnya lari keluar rumah sambil berteriak minta pertolongan warga. Mendengar teriakan tersebut, warga langsung berdatangan ke lokasi kejadian.

Saat diperiksa, korban diketahui sudah dalam keadaan meninggal dunia. Selanjutnya, warga melaporkan kejadian itu pada perangkat desa dan diteruskan pada pihak kepolisian.

Kapolsek Panunggalan AKP Wibowo menyatakan, setelah menerima laporan, pihaknya langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. Setelah dilakukan pemeriksaan dari tim medis Puskesmas Pulokulon dan inafis Polres Grobogan, tidak ditemukan tanda penganiayaan pada tubuh korban.

“Korban murni bunuh diri dan tidak ada bekas kekerasan yang ditemukan pada tubuh korban. Pihak keluarga sudah menerima dan jenazahnya sudah kita serahkan untuk dimakamkan. Untuk penyebab bunuh diri masih kita selidiki. Dugaan sementara, karena korban mengalami depresi selama tiga tahun terakhir,” jelasnya.

Editor : Supriyadi

Comments
Loading...