Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Pakai Lem, Ini Khitan Massal dengan Metode Baru

MuriaNewsCom, Pati – Pengurus YSB (Yayasan Serba Bakti) Pontren Suryalaya Perwakilan Kabupaten Pati mengadakan beberapa kegiatan menyambut datangnya bulan Rajab. Pengurus membuat kajian bersama wakil talqin Kiai Wahfiudin Sakam, dilanjutkan dengan kajian tasawuf bersama Kiai Wahfi.

Tak hanya itu, pengurus YSB Pati setiap manakib selalu mengiringinya dengan bakti sosial khitanan. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis (7/3/2019). Sebelum manakib digelar, ada 10 anak yang dikhitan.

Praktisi dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Pati, Agung Cahyono menerangkan jika ada metode khitan yang ramah, cepat dan tidak menyakiti anak. Yakni dengan menggunakan lem. Hal tersebut merupakan cara terbaru, sehingga tidak menggunakan jahit lagi.

“Sunat lem sebenarnya adalah perpaduan antara menggunakan cara konvensional. Yang mana jahitan digantikan dengan lem,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia menerangkan, jika cara ini justru lebih efisien. Karena luka khitan yang diolesi lem akan lebih cepat kering.

“Sehingga dalam hitungan sepuluh detik hingga tiga puluh detik luka langsung menyatu seperti dijahit. Kelebihannya yaitu lebih cepat dan praktis. Sifat lem ini cepat kering. Masalah penyembuhan saya kira luka khitan itu sama saja. Akan tetapi khitan lem penyembuhannya lebih cepat, ” imbuhnya.

Dirinya juga berharap untuk ke depan masyarakat berinisiatif menggunakan metode yang ini. Terlebih di Kabupaten Pati sudah ada komunitas yang menggelar sunat massal dengan metode ini.

 

Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...