Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Lezatnya Nasi Jangkrik Khas Kudus Ini Nikmatnya Minta Ampun

MuriaNewsCom, Kudus – Nasi jangkrik merupakan makanan khas di Kota Kretek. Nasi yang dibungkus dengan daun jati ini biasanya dibagikan ketika ada acara Buka Luwur Sunan Kudus setiap tanggal 10 Muharram.

Namun Anda tak perlu khawatir. Pasalnya nasi jangkrik bisa dijumpai hampir setiap hari di kawasan menara Masjid Sunan Kudus. Seperti di Jalan Sunan Kudus sebelah selatan parkir makam Sunan Kudus terdapat warung Nasi Jangkrik. Namanya kuliner Nasi Jangkrik Godong Jati.

Ia adalah Fauzuz Said (38). Pemilik nasi jangkrik itu buka setiap hari sore hingga malam, kecuali hari Selasa. Nasi jangkrik buatan menjadi buruan masyarakat sekitar bahkan luar daerah. Karena penasaran dengan nama nasi jangkrik.

Nasi jangkrik buatannya disajikan dengan cukup sederhana. Daging kerbau, tahu, dan nasi beralasan daun jati. Tak kalahnya lagi, kelezatan kuah qaldu memiliki rasa khas tersendiri.

Said sapaan akrabnya, untuk membuat nasih jangkrik tidak terlalu sulit. Ada beberapa menu yang harus disiapkan terlebih dahulu. Seperti daging kerbau yang sudah dipotong-potong, bumbu kencur, laos, bawang merah, bawang putih, kemiri, dan cabai.

Nasi Jangkrik yang dijual di Jalan Sunan Kudus sebelah selatan parkir makam Sunan Kudus. (MuriaNewsCom/Dian Utoro Aji)

“Untuk memasaknya 2 sampai 3 jam waktu masaknya,” jelasnya saat ditemui di warungnya.

Ia mengatakan, untuk penyajiannya menggunakan daun jati. Karena menurutnya dengan disajikan di atas daun jati akan menambah rasanya lebih gurih dan enak.

“Kalau pengen lebih enak, itu dibungkus kemudian dibawa pulang. Tunggu sekitar satu hingga satu jam. Rasanya lebih enak. Karena ada daun jatinya. Namun dengan catatan kuahnya sedikit,” tuturnya.

Untuk bisa menikmati keenakan nasi jangkrik, tak perlu merogoh kocek lebih dalam. Hanya dengan uang Rp 15 ribu sudah bisa menikmati kelezatan nasi jangkrik.

“Biasanya yang beli dari Kudus sendiri, lalu ada yang dari Jepara, Demak. Kadang juga ada yang langganan sekeluarga kesini menikmati nasi jangkrik,” jelasnya.

Sementara itu, Rifqi salah pengunjung mengaku penasaran dengan nasi jangkrik. Karena namanya yang unik. Namun setelah ia mencicipi nasi jangkrik, ternyata rasanya lezat. Karena nasi dengan daging kerbau itu disajikan dengan daun jati.

“Penasaran, ternyata nasi daging kerbau yang beralas daun jati. Rasanya lumayan enak. Mak nyos lah. Tadi habis dua piring,” ujarnya.

Editor : Supriyadi

Comments
Loading...