Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Inovasi Baru, 3 SMA di Pati Ini Kerjakan Ujian Pakai Smartphone

MuriaNewsCom, Pati – Beragam inovasi diciptakan untuk mempermudah siswa dalam melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Kalau biasanya menggunakan komputer, tetapi tiga sekolah di Pati ini justru mengerjakan ujian nasional menggunakan smartphone.

Tiga sekolah itu yakni SMAN 1 Pati, SMAN 2 Pati dan SMAN 1 Batangan. Tiga SMA itu sebelumnya telah diberi pelatihan oleh SMAN 1 Pati. Bahkan di Jawa Tengah yang menggunakan sistem Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) smartphone baru Pati dan SMAN 1 Kendal.

Kepala SMAN I Pati Budi Santosa mengatakan, penerapan USBN smartphone tak menyulitkan siswa di sekolah tersebut. Terlebih pada ujian semester beberapa waktu lalu sudah menerapkan smartphone menggunakan aplikasi mobile exam (ME) yang diciptakan guru di SMAN 1 Pati.

“USBN tahun lalu kami masih manual. Mulai tahun ini semua paperless. Semua ujian tak menggunakan kertas. Baik ujian sekolah atau nasional. Kalau USBN ini 20-35 persen soal dari pusat sedangkan 75-80 soal dari guru. Jadi indikator soal dibuat oleh MGMP dan diserahkan kepada guru di sekolah masing-masing,” paparnya.

Setelah soal itu selesai dibuat, selanjutnya ditelaah di MGPM. Jika sudah sesuai maka diserahkan ke pengawas dan dijadikan materi soal USBN. Ada 16 mapel di USBN sesuai dengan kurikulum di sekolah masing-masing karena ada yang menggunakan kurikulum 2013 dan kurikulum 2006.

Pada USBN ini, siswa menggunakan smartphone milik sendiri. Begitu login mengerjakan soal, semua tombol fungsi di smartphone siswa dimatikan. Siswa hanya bisa mengakses aplikasi untuk mengerjakan USBN. Jika membuka browser lain, maka otomatis akan log out.

“Kalau log out, maka dianggap selesai mengerjakan soal. Makanya siswa tidak bisa curang browsing jawaban di internet. Koneksi internet smartphone siswa dimatikan dan hanya menggunakan internet di dalam sekolah. Sehingga segala aktivitas siswa dipantau oleh guru di ruang server,” jelasnya.

Menurutnya, ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika hendak menerapkan ujian nasional menggunakan smartphone ini.

“Asal ada kemauan, semua bisa melakukannya. Yang penting infrastruktur bagus seperti mempersiapkan server, jaringan fiber optik, dan lainnya. Dengan paperless, bisa sangat efektif,” tutupnya.

 

Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...