Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Ini Hukuman Bagi Kades di Pati yang Nekat Jadi Tim Kampanye

MuriaNewsCom, Pati –  Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pati telah beberapa kali menegur para kepala desa (kades), perangkat desa maupun Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang terlihat menjadi tim kampanye salah satu paslon.

Namun, berbagai teguran itu kerap tidak digubris. Padahal, ada sanksi pidana jika nekat melanggar aturan.

Ketua Bawaslu Pati Ahmadi mengatakan, keterlibatan kades, perangkat maupun BPD menjadi tim kampanye, itu tidak diperbolehkan. Hal itu tertera jelas dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

“Kampanye Pemilu dilarang mengikutsertakan kepala desa dan perangkat desa. Ini sesuai pasal 280 ayat 2 UU Pemilu,” ujarnya.

Sementara ketentuan pidananya apabila yang bersangkutan terbukti melanggar adalah sesuai dengan pasal 494 dengan kurungan paling lama satu tahun penjara dan denda Rp 12 juta.

“Kami sudah berkali-kali menemukan kades ataupun perangkat yang hendak terlibat dalam tim kampanye. Tetapi kami memberikn imbauan terlebih dahulu, agar mereka tidak mengikuti deklarasi tim kampanye tersebut,” katanya.

Ia juga mengimbau kepada para kades, perangkat maupun BPD untuk bisa mengendalikan diri tak menjadi tim kampanye. Karena sebagai pejabat publik, maka akan dikenakan sanksi pidana.

Namun jika hanya sekadar untuk mengetahui visi-misi calon, menurut Ahmadi hal itu diperbolehkan.

“Kami harap ini diperhatikan. Karena kalau nanti ada kades, perangkat maupun BPD yang terlibat menjadi tim kampanye, kami akan menindak tegas,” tandas Ahmadi.

 

Editor : Ali Muntoha

Comments
Loading...