MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Buron Kasus Video Porno Kepergok Saat Bikin SKCK di Wonogiri

0 1.196

MuriaNewsCom, Wonogiri – Seperti masuk ke sangkar harimau, seorang DPO kasus peredaran video pornografi yang telah diburu sejak hampir setahun, dengan santainya mendatangi kantor polisi. Tujuannya untuk membuat surat keterangan catatan kepolisian (SKCK).

Bukan SKCK yang didapat, namun borgol polisi yang dilingkarkan ke kedua tangannya. Meski sempat mencoba kabur, akhirnya polisi membekuknya.

Proses penangkapan terhadap pelaku ini pun diwarnai aksi kejar-kejaran. Bahkan polisi beberapa kali mengeluarkan tembakan peringatan untuk menghentikannya.

Pelaku diketahui bernama Arif Setiawan (33) warga Desa Joho, Kecamatan Purwantoro, Kabupaten Wonogiri. Mantan satpam yang pernah masuk penjara ini, pada Senin (4/3/2019) pagi dengan santai datang ke Mapolsek Purwantoro untuk membuat SKCK.

Saat pelaku menyodorkan data identitasnya, Kanit Intelkam Polsek Purwantoro, Aiptu Hari Pawanto langsung curiga. Pasalnya, dalam catatan kepolisian, selain tercatat residivis lelaki juga menjadi buron Polsek Puh Pelem.

Dari catatan kepolisian pada 26 Juni 2018 pelaku dilaporkan oleh seseorang berinisial NH di Polsek Puh Pelem, atas kasus penyebaran video porno.

Kapolres Wonogiri AKBP Uri Nartanti Istiwandayati melalui Humas Polres Wonogiri Aipda Iwan Sumarsono melalui keterangan persnya menyatakan, saat itu Polsek Purwantoro langsung berkoordinasi dengan Sat Intelkam dan tim Resmob Polres Klaten untuk mengamankan pelaku.

”Saat itu pelaku pura-pura minta izin untuk mengambil foto di mobilnya. Tapi ternyata pelaku langsung kabur,” katanya, Rabu (6/3/2019).

Mendapati hal itu, anggota Polsek Purwantoro langsung melakukan pengejaran. Pelaku yang mengendarai mobil bernopol W-14390SC diketahui kabur menuju Slogohimo.

”Dua anggota Polsek Purwantoro mengejar menggunakan sepeda motor dinas kepolisian. Saat itu berada di wilayah Slogohimo, pelaku tak mau menghentikan mobilnya, sehingga terjadi aksi kejar-kejaran,” ujarnya.

Pelaku baru mau menghentikan mobilnya setelah polisi mengeluarkan tembakan peringatan. Pelaku kemudia diserahkan ke Polsek Slogohimo dan dikoordinasikan dengan Polsek Puh Pelem,” terangnya.

Kasus itu pun kemudian diserahkan pada Tim Resmob Sat Reskrim Polres Wonogiri dipimpin Kasat Reskrim AKP Aditya Mulya Ramadhani untuk penanganan lebih lanjut.

 

Penulis : Ali Muntoha
Editor : Ali Muntoha

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.