Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Kunjungi Kantor Dishub, Tamzil Kembali Tekankan Larangan Truk Masuk Kota

MuriaNewsCom, Kudus – Setelah sebelumnya kunjungi markas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Bupati Kudus, HM Tamzil pagi ini gilirab mengunjungi kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Kudus di Jalan HM. Subchan ZE No.60, Purwosari, Kota, Kabupaten Kudus.

Dalam kunjungannya, Tamzil berinteraksi dengan para anggota Dishub terkait kinerja serta kendala apa yang ada di lapangan. Ia sempat menekankan beberapa hal soal kinerja Dishub yang selama ini dianggapnya kurang maksimal. Salah satunya, masalah pengaturan truk yang masih saja lalu-lalang di jalanan kota.

Tamzil mengatakan jika berulangkali pihaknya memergoki beberapa truk pasir ataupun tronton masih saja melewati jalan-jalan kota di jam padat.

“Saya sebenarnya geregetan dengan masalah truk ini,” jelasnya.

Tamzil menginginkan ada langkah nyata yang sesegera mungkin dilakukan terkait masalah ini. Pihaknya pun mengusulkan beberapa pemecahan masalah.

Di antaranya pemasangan rambu larangan truk masuk kota di seputaran jalan lingkar menuju kota. Hal ini dirasa mampu menangkal alasan para sopir truk yang mengatakan tidak tahu larangan truk masuk kota tanpa izin.

Bupati Kudus HM Tamzil saat berinteraksi dengan anggota Dishub pagi tadi (MuriaNewsCom/Anggara Jiwandhana)

“Kalau perlu dibuat yang besar biar mereka lihat,” ucapnya.

Selain itu, pemasangan stiker pada truk yang berizin juga dirasa perlu untuk mempermudah penindakan. Mengingat beberapa perusahaan rokok memang telah mengantongi izin melewati kota karena letak perusahaannya berada di pusat kota.

“Untuk membedakan, jika tidak ada bukti izinnya ya tindak,” tegas Tamzil.

Pelarangan Tamzil terkait hal ini bukan tanpa alasan. Pihaknya hanya ingin melindungi para pengendara sepeda motor saat melintasi jalanan kota. Ketertiban lalu lintas juga diharapkan tercapai jika para truk membandel tersebut tidak masuk kota.

“Kan tidak lucu kalau ada kecelakaan di Kota gara-gara truk,” tandas Tamzil.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kudus, Abdul Halil menjelaskan jika pihaknya akan sesegera mungkin akan melaksanakan masukan-masukan dari orang nomor satu di Kudus tersebut. Setelah survey lapangan serta pembuatan rancangan, rambu dan stiker akan segera diterapkan.

“Segera, kami lakukan segera dan secepatnya,” ucapnya.

Apabila ada sopir yang membandel, maka pihaknya tidak segan-segan akan menindak pengendara tersebut. Ini diharapkan akan menimbulkan efek jera bagi pengendara yang membandel.

“Kami akan berkoordinasi dengan Polres Kudus untuk menilang supir-supir nakal tersebut,” tandas Halil.

Editor : Supriyadi

Comments
Loading...