Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

4 WNA di Grobogan Tak Miliki Hak Pilih Meski Punya E-KTP, Ini Alasannya

MuriaNewsCom, GroboganMeski jumlahnya tidak banyak, adanya warga negara asing (WNA) yang memiliki E-KTP ternyata juga terdapat di Grobogan. Mereka ini diketahui telah menikah dengan warga Grobogan. Meski demikian, para WNA yang memiliki E-KTP itu dipastikan tidak memiliki hak pilih dalam Pemilu 2019 mendatang.

Ketua KPU Grobogan Agung Sutopo saat dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya WNA di Grobogan yang memiliki E-KTP. Meski demikian, pihaknya menegaskan jika keempat WNA tersebut tidak masuk dalam DPT yang sudah ditetapkan 15 Desember lalu.

“Begitu dapat informasi itu, kami sudah melakukan penyisiran induk data kependudukan. Setelah kami periksa melalui aplikasi KPU, keempatnya dipastikan tidak masuk dalam DPT yang sudah kami tetapkan,” kata Agung, Senin (4/3/2019).

Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Grobogan Moh Susilo mengatakan, jumlah WNA yang memiliki E-KTP itu ada empat orang. Keempatnya merupakan warga negara Singapura, Australia, Taiwan, dan Cina bekerja sebagai pedagang.

Dijelaskan, dalam undang-undang kependudukan, bagi warga asing yang sudah mendapatkan kartu izin tinggal tetap bisa mendapatkan E-KTP, setelah dapat kartu izin tinggal tetap dari Kantor Imigrasi. Sekilas, bentuknya sama dengan E-KTP warga Indonesia. Namun, pada kolom kewarganegaraan langsung ditulis sesuai warga negara yang bersangkutan,” kata Susilo.

Menurut Susilo, dalam sistem E-KTP, keempat WNA tersebut secara otomatis tidak akan masuk ke dalam daftar pemilih dalam pemilu nanti. Sebenarnya, aturan ini sudah ada sejak 2006 lalu.

Bahkan pada pemilu sebelum-sebelumnya juga ada WNA yang memiliki E-KTP. Mereka baru bisa mendapatkan hak-haknya sebagai WNI setelah melalui proses naturalisasi.

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...