Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Apel Pagi, Kodim 0722 Tekankan Anggota Harus Netral di Pemilu

MuriaNewsCom, Kudus – Kodim 0722 pagi ini (4/3/2019) menggelar apel netralitas di halaman Makodim Kudus. Apel tersebut diikuti oleh para personel serta para Babinsa di kalangan Kodim 0722 Kudus.

Pemimpin apel sendiri, dipimpin langsung oleh Dandim 0722 Kudus Letkol Inf Sentot Dwi Purnomo. Melalui apel tersebut, ia kembali menegaskan jika pihak kesatuan akan bersikap netral pada pemilu yang akan dilaksanakan bulan April mendatang.

Sentot mengimbau para anggotanya untuk tidak memihak ke kubu manapun saat gelaran panggung demokrasi nanti. “Karena TNI harus bersifat netral,” jelasnya.

Selain itu pihaknya juga menekankan kepada semua anggota supaya tidak usah ikut berkomentar dalam postingan berbau politik di jejaring sosial media manapun. Perkataan yang tidak perlu dikhawatirkan akan jadi bomerang dan bisa mencoreng nama kesatuan.

“Ancaman tidak nyata ya salah satunya berita di media sosial, jangan terpancing untuk berkomentar yang tidak perlu,” tegasnya pada para anggota.

Terkait hal tersebut, pihaknya kini rutin menggalakkan razia ponsel para anggotanya. Pesan-pesan di jejaring sosial anggota, hingga konten foto atau video yang dirasa berbau politik akan jadi sasaran pengecekan.

“Saya tekankan juga jangan ikut menyebarkan berita-berita politik,” ujarnya.

Hingga kini diakui Sentot, para anggotanya masih terbilang netral. Meski begitu, pihaknya tak akan kendor dalam mengawasi dan menegur anggotanya jika ditemukan pelanggaran terkait netralitas pemilu mendatang.

“Jika ditemukan pelanggaran akan ditindak sesuai peraturan,” tegasnya.

Selain menjaga netralitas, Sentot juga memerintahkan kepada para anggotanya untuk tetap menumbuhkan rasa aman dan nyaman dalam masyarakat. Mengingat jelang pemilu, gesekan di masyarakat karena ulah profokator sering terjadi.

“Selain itu, ancaman nyata seperti profokator harus dilibas,” tandas Sentot.

Editor : Supriyadi

Comments
Loading...