Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Kapolres Kudus Imbau Tempat Ibadah Tak Dijadikan Tempat Berpolitik Praktis

MuriaNewsCom, Kudus – Jelang penyelenggara pemilu 2019 pada 17 April 2019 mendatang, Kapolres Kudus AKBP Saptono mewanti-wanti agar tempat ibadah tidak dijadikan kegiatan berpolitik.

Hal itu disampikannya saat melaksanakan safari subuh di Masjid Jami Al Hikmh Desa Purworejo Kecamatan Bae, Sabtu (2/3/2019) dini hari tadi. Pada kesempatan itu, ia meminta untuk menyikapi perkembangan pemilu saat ini. Untuk itu, ia meminta agar tempat ibadah agar tidak dijadikan sebagai tempat kegiatan berpolitik.

“Jangan kita terpengaruh dengan isu-isu yang menjurus perpecahan. Jangan sampai agama dijadikan kepentingan politik dengan menjadikan tempat ibadah untuk kegiatan berpolitik,” pintanya.

Apalagi, menurutnya dengan perkembangan situasi politik jelang pemilu 2019 ini sering dimanfaatkan dengan penyebaran berita hoak. Untuk itu, Saptono meminta agar masyarakat tidak terperdaya berita hoaks, isu sara yang menjurus pada perpeceahan.

“Menyikapi perkembangan situasi Kamtibmas saat ini, jangan sampai kita terhasut dan terperdaya oleh isu – isu yang menjurus keperpecahan, dan jaga kerukunan umat beragama,” jelasnya.

Ia mengatakan pada kegiatan Safari Subuh itu bertujuan untuk silahturahmi dalam rangka menjalin kemitraan dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat. Terlebih kedepan dapat mencipatkan situasi dan kondisi yang aman menjelang pelaksanaan pemilu 2019.

“Safari salat subuh berjamaah yang kami lakukan sebagai implementasi strategi proaktif dalam bidang tugas Preemtif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam upaya perwujudan kamtibmas yang kondusif di wilayah Kudus. Kali ini, kami ajak masyarakat untuk memerangi berita hoaks,” terangnya.

Usai kegiatan salat Subuh dilanjutkan dengan ngobrol bareng denganTakmir Masjid dan masyarakat. Serta diakhiri dengan pemberian cindera mata kepada tokoh masyarakat.

Editor : Supriyadi

Comments
Loading...