Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Begini Kata Kuasa Hukum Yayasan TBS Kudus Terkait Gugatan Senilai Rp 2, 39 Miliar

MuriaNewsCom, Kudus – Kasus gugatan Farida Kurniawati, warga Langgaalem  kepada Yayasan TBS bertambah panjang setelah pihaknya menuntut sejumlah hal pada proses mediasi kedua lalu. Farida menuntut sejumlah tuntutan seperti ganti rugi imateriil serta proses penghitungan dilakukan oleh pihak independen.

Hal tersebut dikatakan oleh kuasa hukum Yayasan TBS Kudus, Yusuf Istanto. Dirinya menambahkan jika dalam kesepakatan tersebut pihak penggugat (Farida) membebankan biaya ganti dan harus dibayar kontan atau cash. Karena inilah pihak yang ia wakili (TBS) menolak gugatan tersebut.

“Kami sudah mengalah, malah seperti ini,” katanya.

Selain dinilai semena-mena, Yusuf juga mengatakan jika kerusakan rumah milik Farida baru sebatas asumsi saja. Belum ada uji teknik yang kompeten dalam hal tersebut.

Ketua Majelis Hakim PN Kudus Moch Noor Azizi (tengah) saat melakukan pemeriksaan setempat di rumah penggugat di Desa Langgardalem, Kota Kudus yang disaksikan kuasa hukum penggugat maupun tergugat usai menjalani persidangan di PN Kudus, Kamis kemarin. (MuriaNewsCom/Istimewa)

“Karna itu masih asumsi rusaknya,” ucapnya.

Dikatakan Yusuf, pihaknya kini hanya meminta masalah ini bisa diselesaikan dengan cara yang damai. Serta tidak usah terlalu membesarkan masalah.

“Itu pesan dari Ketum Yayasan TBS,” jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya gugatan perdata diajukan Farida Kurniawati, warga Langgaalem kepada TBS atas imbas pembangunan yang membuat rumahnya rusak. Gugatan diajukan ke  Pengadilan Negeri (PN) Kudus dengan agenda sidang Kamis (28/2) kemarin. Pemeriksaan setempat di rumah penggugat untuk mengetahui dampak atas pembangunan gedung sekolah pun telah dilakukan.

Hadir dalam pemeriksaan di rumah penggugat di Desa Langgardalem, yaitu Ketua Majelis Hakim Moch Noor Azizi dan dua hakim anggota Edwin Pudyono Marwiyanto dan Nataria Cristina. Selain itu, kuasa hukum penggugat maupun tergugat usai menjalani persidangan di PN Kudus. 

Adapun gugatan senilai Rp 2,39 miliar itu, meliputi gugatan materiil sebesar Rp 1,39 miliar dengan dalih memperbaiki kerusakan rekonstruksi bangunan rumah lantai I dan II. Kemudian serta kehilangan pendapatan Rp 10 juta per bulan selama pindah selama 25 bulan, sedangkan ganti rugi immateriil Rp 1 miliar.

Editor : Supriyadi

Comments
Loading...