Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Ide PDAM Bangun Embung di Tanjungkarang Kudus Dapat Respon Positif

MuriaNewsCom, Kudus – Cetusan ide Perusahan Daerah AIR Minun (PDAM) Kudus terkait pembangunan embung sebagai sarana pengurangan banjir di seputaran Jati Wetan mendapat respon positif dari berbagai pihak. Salah satunya adalah Kepala Desa Tanjungkarang, Sumarno. Embung yang akan dibangun di desanya tersebut dianggapnya sangat tepat terutama dalam hal mengatasi banjir.

Hal ini dikarenakan, Tanjungkarang sendiri sebenarnya merupakan daerah tadah hujan. Selain itu, limpasan dari Sungai Gayam yang kondisinya terus menerus mendangkal juga jadi penyebab sering terjadinya banjir.

“Sangat bermanfaat bila direalisasikan. Kami mendukung,” katanya pada MuriaNewsCom.

Untuk masalah tempat, pihaknya pun telah berkoordinasi dengan PDAM. Rencananya embung akan dibangun di sebelah barat perumahan Tanjung Matra. Tepatnya berada di sebelah selatan Jalan Lingkar Tenggara.

“Karena di situ sering langganan tergenang, sekitar delapan hektare,” ucapnya.

Selain itu, di lokasi tersebut adalah tanah milik desa yang difungsikan sebagai bengkok perangkat desa yang berdampingan dengan lahan milik warga. ”Pemerintahan desa siap menggelar musyawarah desa untuk menentukan harga sewa tanah,” ungkapnya.

Ia berharap, pembangunan embung bisa mengurangi genangan di  kawasan sekitar Desa Tanjungkarang, Dukuh Barisan, Gendok dan Tanggulangin, Desa Jati Wetan. Untuk presentasenya, diharapkan mencapai  75 persen.

“Selain untuk membantu mengurangi banjir, akan disiapkan fasilitas pendukung,” lanjutnya.

Terpisah, Direktur Utama PDAM Achmadi Safa didampingi Direktur Teknik Yan Laksmana menyatakan, embung akan dibangun seluas sekitar lima hingga enam hektare. Sedangkan sekitar dua hektare lainnya digunakan untuk area wisata. Setelah embung dibangun akan dibangun akses jalan masuk ke kawasan sepanjang 150 meter hingga 200 meter.

Kemampuan tampung embung sendiri diperkirakan mencapai 400 ribu hingga 450 ribu meter kubik air baik yg berasal dari tampungan hujan, limpasan Sungai gayam maupun genangan tiga pedukuhan di Desa Jati Wetan.

“Bila memungkinkan genangan di area utara Jalan Lingkar Tenggara dibuatkan cross drain masuk ke embung,” tegasnya.

Editor : Supriyadi

Comments
Loading...