MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Pemuda Papua yang Mayatnya Dibuang di Semarang Digorok Pas Mabuk

0 3.875

MuriaNewsCom, Semarang – Kasus penemuan mayat di tepi tambak dekat Tempat Penimbunan Pabean Sementara (TPPS) Kep KPPBC Tanjung Emas, Kawasan Industri Terboyo (KIT) Semarang, Selasa (26/2/2019) langsung terungkap. Kasus itu dipastikan sebagai pembunuhan.

Korban, Dominikus Liberius Awi (23) warga Merauke dihabisi nyawanya di tepi tambak itu. Pelaku ternyata dua orang, dan teman kampus korban.

Tak sampai satu hari, polisi berhasil mengidentifikasi pelaku dari hasil pemeriksaan CCTV di sekitar lokasi.

Dari rekaman itu terlihat adegan para pelaku yang menghantam kepala korban dengan batu, kemudian menggorok lehernya saat korban tersungkur.

Dari hasil rekaman itu, tim gabungan Resmob Polrestabes Semarang dan Polsek Genuk langsung bergerak menangkap pelaku. Dua pelaku berhasil diamankan, yakni Yeheskiel Lede Bani (25) dan Ishak Bani (23) warga Kecamatan Wewea Timur, Kabupaten Sumba Barat Daya.

“Telah dilakukan penangkapan dua pelaku pembunuhan sadis dalam waktu kurang dari 10 jam, dari peristiwa penemuan mayatnya,” ujar Kapolsek Genuk, Kompol Zaenul Arifin, dalam jumpa pers di Mapolsek Genuk, Rabu (27/2/2019).

Pengakuann pelaku pada polisi, aksi pembunuhan itu didasari dendam. Pasalnya, sebelumnya pelaku sempat dicekik karena menolak minum miras yang disodorkan korban.

”Kami lagi kumpul di kosnya (korban). Saya diajak minum, tapi saya menolak dan dicekik,” aku Yeheskiel.

Setelah dicekik itu, Yeheskiel merasa dendam. Ia pun merancang siasat untuk membalas dendam. Saat korban meminta diantarkan membeli ikan di Pasar Kobong, mereka menjalankan aksinya.

Baca : Pemuda Papua Tewas Tergorok di Dekat Tambak Kawasan Industri Terboyo

Korban dan dua pelaku berboncengan motor bertiga. Namun korban tak diantarkan ke Pasar Kobong, melainkan diarahkan ke tepi tambak di TPPS. Saat itu sekitar pukul 06.17 WIB.

Ketika korban menunduk, Yeheskiel langsung menghantamkan batu besar ke kepala korban. Setelah korban tersungkur, pelaku langsung menggorokanya dan kabur.

Pelaku mengaku jika ia menggorok korban menggunakan cutter. Pisau ini merupakan milik korban, dan tertinggal di lokasi kejadian. ”Saya menyesal pak. Dia (korban) teman kampus saya,” katanya.

Hingga kini dua pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Genuk. Mereka terancam pasal 340 KUHP tentang pembunuhan, dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara.

Editor : Ali Muntoha

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.