Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Gadis Penjaga Toko di Jepara Dipukuli Gara-gara Tak Mau Kasih Nomor WA

MuriaNewsCom, Jepara – Seorang remaja nekad melakukan penganiayaan terhadap seorang gadis penjaga toko di Bangsri. Penyebabnya hanya sepele, korban tak mau memberi nomor WhatsApp (WA) kepada pelaku.

Korban diketahui berinisial AC (19) warga Desa Jeruk Wangi, Kecamatan Bangsri, Jepara. Ia dipukuli pelaku hingga mengalami sejumlah luka di bagian wajah dan harus dilarikan ke RSI Sultan Hadirin Jepara.

Salah satu gigi bagian atas korban tanggal, dan mengalami luka sobek pada bagian bibirnya. Korban dalam kejadian ini sempat diancam dengan menggunakan pisau dapur yang sebelumnya dibawa pelaku.

Kasus ini langsung dilaporkan ke polisi. Dan tak perlu waktu lama, semalam polisi langsung berhasil membekuk pelaku.

Kasat Reskrim Polres Jepara AKP Mukti Wibowo menyatakan, pelaku berinisial MAS (19), warga Desa Bangsri, Jepara dan kini sudah ditahan.

Pelaku penganiaayaan gadis penjaga toko saat diamankan polisi. (MuriaNewsCom/Budi Erje)

Menurut dia, kasus ini langsung direspon cepat oleh petugasnya di Polsek Bangsri, sesaat setelah kejadian. Pelaku langsung diamankan setelah melakukan penganiayaan, sedangkan korban langsung dibawa ke RSI Sultan Haldirin untuk menjalani perawatan.

“Pelaku sudah ditahan, sedangkan korban sampai saat ini masih dirawat di RSI Sultan Hadlirin Jepara. Kasus ini masih kami tangani dan terus kami dalami,” katanya, Selasa (26/02/2019).

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Bangsri, Aiptu Imam Teguh menyatakan, kasus ini bermula saat pelaku memasuki Toko UCP yang teletak di Jalan Raya Bangsri.

Di toko ini korban bekerja sebagai salah satu penjaga toko. Pada saat kejadian, korban tengah berada di toko sendirian. Lalu, datang pelaku dan melihat-lihat sepatu yang dijual di toko tersebut.

Pelaku tidak segera membeli sepatu atau barang lainnya yang ada di dalam toko. Namun kemudian malah menanyakan nomer WA korban.

Karena merasa tidak mengenal, permintaan tersebut ditolak oleh korban. Dari sini, pelaku kemudian tersulut emosinya, dan kemudian kalab hingga melakukan penganiayaan terhadap korban.

“Penganiyaan terhadap korban dilakukan oleh pelaku dengan cara mencekik, memukul dan mengancam korban dengan sebilah pisau dapur yang dibawanya. Akibat kejadian ini korban mengalami   luka sobek di bibir atas, gigi atas tanggal, leher lecet dan harus dirawat di RSI Sultan Hadlirin Jepara,” pungkasnya.

Editor : Ali Muntoha

Comments
Loading...