Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Ditilang Akibat Lawan Arus, Pemotor di Purwodadi Grobogan Ini Marah-marah Sama Polisi

MuriaNewsCom, GroboganSeorang pengendara motor yang melintas di jalan R Suprapto Purwodadi menjadi pusat perhatian warga, Minggu (24/2/2019). Hal ini terkait tindakannya yang marah-marah pada sejumlah anggota polisi lalu lintas.

Peristiwa ini bermula saat pengendara motor Mega Pro K 4159 CF yang berboncengan dengan adiknya itu melaju di jalan R Suprapto dari arah utara atau perempatan Kencana. Ketika sampai di pertigaan jalan Tendean, pengendara itu langsung dihadang beberapa polisi yang sedang bertugas mengamankan kegiatan rutin Car Free Day.

Tindakan itu dilakukan karena pengendara motor itu melaju melawan arus lalu lintas. Seperti diketahui, sejak Desember 2018, ruas jalan R Suprapto sudah dijadikan satu arah dan semua kendaraan melaju dari arah selatan menuju utara.

Setelah dihentikan, petugas kemudian langsung meminta pengendara untuk menunjukkan surat kelengkapan kendaraan. Namun, pengendara itu tidak membawa STNK, SIM bahkan KTP. Selanjutnya, pengendara itu dikenakan sanksi tilang dan motornya ditahan untuk sementara waktu.

Tindakan yang dilakukan polisi ini justru menyebabkan pengendara motor itu emosi. Selanjutnya, pengendara yang memakai kaos hijau dan celana pendek itu marah-marah. Bahkan, ia sempat pula menantang petugas yang dianggap tak seharusnya main tilang pada hari Minggu atau libur.

Saat pengendara ini marah-marah, adiknya sempat mengajaknya menjauh. Namun, upaya itu tidak diindahkan. Sejumlah polisi yang ada di lokasi itu, tidak terpancing emosinya. Mereka bersikap tenang dan membiarkan pengendara itu melampiaskan kekesalannya.

Tidak lama kemudian, mobil patroli dari unit Sabhara tiba di lokasi. Setelah itu, pengendara yang menyebutkan bernama Toni Herlambang tersebut dibawa ke mapolres.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Grobogan AKP Panji Gedhe Prabawa mengatakan tidak ada toleransi bagi pelanggar lalulintas. Menurutnya, kecelakaan lalulintas sal;ah satunya disebabkan dari pelanggaran yang dilakukan pengendara. Seperti melewati batas kecepatan dan melawan arus satu arah.

“Saat ini pelaku kami serahkan ke Satreskrim beserta kendaraan yang digunakan pelaku untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kami tegaskan, tidak ada toleransi pada pelanggar lalulintas, karena kecelakaan lalulintas selalu dimulai dari pelanggaran,” kata Panji.

Editor : Supriyadi

Comments
Loading...