Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

PDAM Kudus Berencana Bangun Embung Atasi Banjir di Tanjungkarang

 

MuriaNewsCom, Kudus – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Kudus mulai menggagas pembangunan embung di Desa Tanjungkarang, Kecamatan Jati. Selain digunakan untuk cadangan air baku, keberadaan embung diharapkan dapat berfungsi sebagai sarana pereduksi potensi genangan air yang kerap menggenangi Jati Wetan dan sekitarnya. Sarana rekreasi juga berpotensi pada pembangunan embung tersebut.

Direktur Utama PDAM Achmadi Safa didampingi Direktur Teknik, Yan Laksmana, menyatakan kesiapannya dalam hal ini. Pihaknya sesegera mungkin akan membuat  Detail Engineering Design (DED) untuk segera diproses.

“Pekan ini hingga minggu besok kami coba rampungkan,” jelasnya kepada MuriaNewsCom.

Pengajuan pembangunan embung sendiri sejatinya sudah disampaikan kepada Kementrian PUPR dan tetap berkoordinasi dengan BBWS Pemali Juana. Untuk dana sendiri, diperkirakan akan berada di angka Diperkirakan, biaya pembuatan  Rp 20 miliar. Institusinya berkomitmen untuk tetap memberikan kualitas pelayanan air minum.

“Ini inovasi dalam upaya mendapatkan air baku melalui pemanfaatan bendungan, embung, dan sejenisnya,” jelasnya.

Embung sendiri akan disinergikan untuk pengurangan banjir yang kerap melanda wilayah sekitar tanjung. Pembangungan embung huga diharapkan bisa mendongkrak  perekonomian warga setempat. Pasalnya, di sekitar area embung sangat berpotensi untuk dijadikan obyek wisata.

“Semoga di 2020 nanti berjalan pembangunannya,” tandas Safa.

Terpisah, Bupati Kudus HM Tamzil menyatakan jika pihaknya mendukung langkah tersebut. Pembanguann embung nantinya akan di sinkronkan dengan program pengurangan resiko banjir yang sudah disusun oleh pihaknya.

“Salah satunya normalisasi beberapa ungai,” jelas Tamzil.

Adapun sungai yang diusulkan dinormalisasi yakni Piji, Dawe, Tumpang, Gelis, dan Jumirah. Sungai lainnya, Serang Welahan Drain (SWD) 1, SWD 2, Juana (JU) 3, JU 1 dan JU 38. Pengusulan kepada Kementrian PUPR tersebut memiliki dasar Peraturan Menteri PUPR Nomor 4/PRT/M/2015 Tentang Kriteria dan Penetapan Wilayah Sungai.

“Pusat kewenangannya melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana,” tandas Tamzil.

Editor : Supriyadi

Comments
Loading...