MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

650 Honorer K2 Pati Ikut Seleksi PPPK, Separuh Bakal Gugur

0 499

MuriaNewsCom, Pati – Sebanyak 650 tenaga honorer di Kabupaten Pati mengikuti seleksi penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di SMKN 1 Pati, Sabtu (23/2/2019). Mereka akan melaksanakan Computerized Assisted Test atau CAT.

Namun hampir dari jumlah peserta itu nantinya bakal gugur. Pasalnya, kuota yang disiapkan Kementerian PAN-RB hanya 387 orang saja.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Pati Jumani melalui Kabid Promosi Jabatan Saiful Ikmal mengatakan, dari total peserta yang mengikuti seleksi tersebut terbagi dalam empat sesi. Untuk hari pertama seleksi, ada tiga sesi dan hari kedua satu sesi.

“Satu sesinya itu 120 peserta. Sehingga ada 480 peserta di hari pertama, dan sisanya satu sesi besok.  Untuk PPPK tahap pertama ini hanya formasi tenaga guru, tenaga kesehatan dan tenaga harian lepas penyuluh pertanian dari pemerintah pusat,” jelasnya.

Ia mneyebut, dalam tes CAT ini selain seleksi kompetensi, peserta juga akan menjalani tes wawancara yang diformulasikan dalam bentuk CAT.

“Dari 650 orang ini nanti kita sesuai kebutuhan KemenPAN-RB itu hanya 387 orang. Untuk penempatan akan diformulasikan sesuai dengan unit kerja di tempat saat ini dia bekerja. Karena untuk tahap pertama ini, semua dari tenaga honorer eks K2,” ujarnya.

Dalam seleksi administrasi, sebenarnya ada 660 pelamar. Namun sepuluh pelamar di antaranya dinyatakan tidak memenuhi syarat.

Ini dikarenakan untuk tenaga guru kebanyakan belum berjenjang S1, sedang untuk tenaga kesehatan belum memiliki surat tanda register (STR).

Dalam penyelenggaraan ini, BKPP daerah hanya bertindak sebagai pelaksana seleksi. Sementara penanggungjawab kelulusan menjadi kewenangan panselnas.

Editor : Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.