MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Normalisasi Sungai Juwana Jadi Solusi Banjir di Kudus

0 328

MuriaNewsCom, Kudus – Pemilihan Sungai Juwana sebagai sungai pertama yang akan di normalisasikan bukan tanpa alasan. Pasalnya, normalisasi Sungai Juwana akan membuat potensi limpasan Sungai Dawe, Piji dan Tumpang ke sejumlah wilayah sangat berkurang.

Hal yang harus diperhatikan dari normalisasi ini adalah terkait pemulihan lebar dan kedalaman sungai yang kian hari kian menyusut. Belum ditambah banyaknya eceng gondok yang tumbuh liar di sekitaran sungai.

Hal tersebut diungkapkan saat pertemuan Bupati Kudus HM Tamzil dengan Tim Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juwana yang dipimpin Kabag Tata Usaha, Teguh Hermawan di ruangan command centre, siang tadi. Ditambahkan Tamzil,  bila normalisasi belum bisa dijalankan pada tahun ini, setidaknya ada kegiatan pemeliharaan untuk tahun ini.

“Ini karena Sungai Dawe, Piji dan Tumpang bermuara ke sana (Sungai Juwana) katanya.

Usulan normalisasi sungai sebenarnya sudah di kirim dan sudah disampaikan Pemkab sejak 4 Februari lalu. Hanya, pihaknya kini tengah berupaya mengintensifkan komunikasi dengan Kementerian PUPR terkait normalisasi ini.

“Jika dinormalisasi, potensi banjir dapat dikurangi,” jelasnya.

Sungai yang diusulkan untuk dinormalisasi sendiri yakni Piji, Dawe, Tumpang, Gelis, dan Jumirah. Sungai lainnya, Serang Welahan Drain (SWD) 1, SWD 2, Juwana (JU) 3, JU 1 dan JU 38. Pengusulan kepada Kementrian PUPR pun berdasarkan atas Peraturan Menteri PUPR Nomor 4/PRT/M/2015 Tentang Kriteria dan Penetapan Wilayah Sungai.

“Itu (Sungai Juana) menjadi kewenangan pusat melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana,” jelasnya

Sementara itu, Pelaksana tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Heru Subiyantoko menjelaskan jika sebagian sungai memang menyempit. Bahkan, di beberapa titik hanya tinggal sepertiga dari kondisi awal. Sepuluh sungai yang diusulkan berkondisi seperti itu. Oleh karena itu pemerintah mendesak adanya normalisasi sungai di Kudus.

“Belum lagi kalau pas bantaran sungai disalah gunakan,” tandasnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Tata Usaha BBWS Pemali Juana, Teguh Hermawan menyatakan akan menyampaikan usulan Pemerintah Kabupaten Kudus ke jejaring pimpinan. Paparan dari Pemkab Kudus akan dijadikan pertimbangan untuk langkah ke depannya.

“Paparan akan jadi pertimbangan untuk menentukan kebijakan selanjutnya,” tandasnya.

Editor: Supriyadi

HUT ke-293 Grobogan

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.