MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Masih Ada di Zona Merah, Bupati Blora Minta Semua Pihak Komitmen Tanggulangi Kemiskinan

0 146

MuriaNewsCom, Blora – Masih tingginya angka kemiskinan di Kabupaten Blora mendapat perhatian serius dari Bupati Djoko Nugroho. Terkait kondisi itu, Djoko meminta semua pihak terkait agar bersungguh-sungguh dalam penanggulangan kemiskinan tersebut.

Menurut Djoko, saat ini, angka kemiskinan di Kabupaten Blora sebesar 11,90 persen menempati peringkat 23 dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah. Angka kemiskinan sebesar ini masih masuk pada zona merah karena lebih besar dari rata-rata Jawa Tengah di angka 11,32 persen dan rata-rata nasional 9,82 persen.

“Saya tekankan kepada seluruh jajaran terkait untuk sungguh-sungguh dalam penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Blora. Mulai dari OPD, Camat hingga Kades,” tegas Djoko saat memimpin Rakor dan Sinkronisasi Data Program Kegiatan Penanggulangan Kemiskinan Kabupaten Blora di ruang pertemuan setda. Rakor ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari kunjungan kerja Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin di Kabupaten Blora beberapa waktu yang lalu.

Djoko meminta kepada para kades dan camat untuk melakukan pendataan terhadap warga miskin yang ada di wilayahnya masing-masing. Data warga miskin itu nantinya akan diberikan bantuan bedah rumah tidak layak huni (RTLH) yang berasal dari APBN, APBD, CSR Bank Jateng dan Baznas.

Dijelaskan, bantuan bedah RTLH dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Reguler APBN sebanyak 40 rumah, APBD Provinsi dan Kabupaten sebanyak 908 rumah, serta CSR Bank Jateng dan Baznas sebanyak 340 rumah.

Untuk DAK Reguler sebanyak 40 rumah akan diberikan kepada warga di Kelurahan Tambakromo, Cepu. Sedangkan bantuan bedah RTLH yang berasal dari APBD provinsi dan kabupaten sebanyak 908 rumah diberikan kepada warga yang berada pada 12 Desa Prioritas 1 dan 2.

Selanjutnya, CSR Bank Jateng dan Baznas akan diberikan kepada masing-masing 10 keluarga di 34 Desa Prioritas 3. Selain itu, Baznas Kabupaten Blora juga akan memberikan bantuan usaha produktif bagi masing-masing 10 keluarga di setiap Desa Prioritas 1 dan 2.

“Selain CSR Bank Jateng dan Baznas, saya minta kepada para Kades untuk dapat menyisihkan dana desa guna pendampingan usaha bagi warganya yang belum bekerja,” lanjut Djoko.

Djoko juga mengimbau kepada tiap-tiap OPD di Kabupaten Blora untuk menjadi bapak angkat bagi 5 orang miskin dengan memberikan bantuan masing-masing sebesar 5 juta rupiah setiap tahunnya.

Editor : Supriyadi

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.