Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Suami di Boyolali Diduga Jerat Leher Istri Sampai Tewas, Lalu Bunuh Diri

0 333

MuriaNewsCom, Boyolali – Sepasang suami istri yang tinggal di  Jalan Pahlawan, Kampung Harjomulyo, Kelurahan Siswodipuran, Kecamatan Boyolali Kota, Boyolali, Kamis (21/2/2019) ditemukan meninggal dengan kondisi mencurigakan.

Sang suami meninggal dengan posisi tergantung, sementara istrinya di kamar terlentang dengan luka jeratan di leher. Korban diketahui bernama Adik Hariyono (47) dan Muntamah (40).

Aparat gabungan Polsek Boyolali Kota dan Polres Boyolali masih melakukan penyelidikan tentang penyebab kematian dua orang ini.

Namun dugaan yang menyebar, jika kasus itu adalah pembunuhan dan bunuh diri. Sang suami diduga membunuh istrinya, lalu bunuh diri dengan cara gantung diri.

Pasalnya, di leher Muntamah ditemukan luka lebam bekas jeratan tali. Dugaan ini juga dilontarkan oleh kakak Muntamah, Margono (50). Ia juga yang kali pertama menemukan dua orang itu meninggal tak wajar.

”Dugaan saya adik saya (Muntamah) itu dibunuh dulu. Mungkin karena ketakutan dia langsung gantung diri,” kata Marhono kepada wartawan.

Ia menyebut, kali pertama mengetahui kejadian itu saat melintas di depan rumah korban sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu, ia curiga lantaran lampu teras rumah masih menyala.

Ia kemudian mencoba memanggil adiknya berkali-kali. Namun karena tak ada jawaban ia langsung mencoba masuk, namun semua pintu terkunci.

Margono mengaku langsung meminta bantuan warga untuk membuka paksa pintu. Saat itu mereka kaget, lantaran melihat suami adiknya sudah meninggal dunia dengan kondisi tergantung di tangga rumah.

Baca : Pria yang Diduga Bunuh Istrinya Tinggalkan Surat Wasiat Sebelum Bunuh Diri

Awalnya, warga tak menyadari jika Muntamah juga meninggal dunia. Keberadaan si istri yang tewas di dalam kamar baru diketahui setelah polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Setelah polisi datang ke sini, ternyata adik saya (Muntamah) sudah meninggal di kamar. Di leher ada jeratan tali. Saya kaget,” ujarnya.

Pasangan suami istri ini mempunyai dua orang anak. Yang pertama berumur tujuh tahun dan dan yang terkecil 2,5 tahun. Saat kejadian dua anak ini sedang berada di rumah neneknya, sehingga tak menyaksikan kejadian memilukan tersebut.

Belum diketahui secara pasti motif atau penyebab kasus ini. Kapolres Boyolali AKBP Kusumo Wahyu Bintoro menyatakan, masih melakukan penyelidikan. Sejumlah saksi juga tengah dimintai keterangan.

”Kami masih mengumpulkan keterangan dan bukti-bukti dulu. Yang jelas saat ditemukan, dua orang ini sudah meninggal dunia,” tandasnya.

Editor : Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.