Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Normalisasi Sungai di Kudus Terkendala Anggaran

0 181

MuriaNewsCom, Kudus – Bupati Kudus, HM Tamzil hari ini mengadakan rapat koordinasi dengan perwakilan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juwana. Rapat koordinasi ini  terkait dengan normalisasi sepuluh sungai yang membentang di Kabupaten Kudus. 

Sepuluh sungai tersebut yakni Sungai Piji, Sungai Dawe, Sungai Tumpang, Sungai JU1, Sungai Jumirah, SWD 1, SWD 2, JU 3/1, JU 3B, dan Kali Gelis. Rapat tersebut sendiri dihadiri oleh sejumlah OPD terkait serta para camat yang berkaitan dengan rencana normalisasi tersebut.

Kepala Bidang Jaringan Sumber Air BBWS Pemali Juwana, Dwi Cahyo Handono menjelaskan, nantinya normalisasi akan berjalan menyeluruh. Hanya untuk pelaksanaan secara utuh akan menunggu proses perundingan yang ada di pusat.

“Jadi penggarapan tidak hanya di Kudus saja,” jelas Cahyo saat ditemui setelah acara di Command Center Pendopo Kudus (21/2/2019)

Untuk perencanaan Daerah Aliran Sungai (DAS) Serang Lusi Juwana juga sudah disiapkan oleh BBWS. Saat ini, perencanaan tersebut tinggal menunggu keputusan.

“Desain dari kami ada, dari pemerintah daerah juga sudah ada. Tinggal perencanaan akhirnya saja,” terangnya.

Suasana rapat koordinasi Pemkab Kudus dan perwakilan BBWS Pemali Juana pagi tadi. (MuriaNewsCom/Anggara Jiwandhana)

Terkait kendala, pihaknya membeberkan persoalan anggaran memang jadi masalah utama dalam pengerjaan normalisasi. Hanya, pihaknya mengupayakan pengambilan dana dari anggaran yang lain terlebih dahulu.

“Kita cari mana yang lebih dulu didahulukan,” jelasnya.

Karna itu, pihaknya baru akan menggarap beberapa titik yang memang dimungkinkan rawan terhadap banjir. Penggarapan akan berjalan mulai tahun depan dan akan menggunakan anggaran sebesar Rp 40 miliar.

“Ya sementara kita pakai dana ala kadarnya, baru nanti setelahnya pakai dana loan,” ujarnya.

Senada, Bupati Kudus HM Tamzil juga berpendapat besarnya anggaran jadi salah satu pengganjal proses normalisasi. Meski begitu, pihaknya akan tetap mengupayakan dan mendesak supaya normalisasi bisa segera dilaksanakan.

“Ya memang itu (anggaran) penghambatnya. Tapi mau tidak mau harus segera diupayakan,” ucap Tamzil.

Normalisasi dianggap Tamzil jadi pemecah masalah banjir di Kabupaten Kudus. Ini dikarenakan kebanyakan sungai di Kota Kretek banyak mengalami pendangkalan.

“Mau ganti bupati berapa kalipun tidak akan bisa kalau tidak dinormalisasi,” tandas Tamzil.

Editor : Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.