Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Ternyata Ini yang Membuat Suami Pembunuh Istri di Kudus Lakukan KDRT

MuriaNewsCom, Kudus –  Kasus Pembunuhan dan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dilakukan oleh  Sugeng (38) warga Desa Lambangan, Kecamatan Undaan, Kudus pada 9 Febuari lalu kepada  Dewi Murtosiyah ( 22) memunculkan fakta baru. Kekerasan Sugeng kepada Dewi(korban) diduga kerap dilakukan semenjak mantan istri Sugeng membawa lari anaknya.

MuriaNewsCom mendapat keterangan dari SM, salah satu tetangga korban jika jeritan kesakitan Dewi  sering muncul dari rumah Sugeng semenjak mantan istri Sugeng mengajak anak hasil perkawinan mereka pergi dari rumah.

Sugeng memang sudah pernah menikah dan mempunyai satu orang anak. Sugeng dan mantan istrinya sudah berpisah kurang lebih selama tiga tahun lalu.

“Ia (Sugeng) juga kerap membandingkan Dewi dengan mantan istrinya,” ungkap SM yang tak ingin disebutkan nama lengkapnya karna alasan guyup tetangga.

Baca Juga:

SM kembali melanjutkan ceritanya, alasan Sugeng berpisah dengan mantan istrinya adalah karena yang bersangkutan (mantan istri Sugeng) kecantol dengan laki-laki lain. Selain itu, Sugeng juga sudah mulai main tangan saat bersamanya.

“Mungkin karena itu juga berpisah,” tegasnya.

Sugeng juga dikenal tetangga sebagai pribadi yang pelit. Dikatakan SM, pernah satu waktu, Dewi menginginkan mie ayam. Namun pihaknya malah membelikan mie biasa dengan penyedap rasa. Hal itu diceritakan langsung oleh Dewi.

“Heran saya sama Sugeng,” dengan raut muka yang kesal.

Penderitaan Dewi masih terus berlanjut. Setelah melahirkan, Dewi sama sekali tak pernah ditemani saat memeriksakan kondisinya. Sepeser uang pun tak dikeluarkan Sugeng. Tragisnya, saat Dewi diberi pihak keluarga sejumlah uang untuk berobat, malah digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Uang hasil sumbangan bayi yang diberikan warga pada Dewi juga dikatakan SM malah diambil dan diminta untuk kebutuhan pribadi Sugeng.

“Dewi saat masih hidup  cerita banyak kepada saya,” tandas SM.

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...