MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Polda Sudah Siapkan Penjagaan Ketat, Ketua PA 212 Kembali Mangkir

0 977

MuriaNewsCom, Semarang – Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Ma’rif kembali mangkir pemanggilan penyidik di Polda Jateng, Senin (18/2/2019). Sudah dua kali Slamet Ma’arif mangkir untuk diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan pelanggaran pemilu.

Dugaan pelanggaran pemilu ini saat pelaksanaan Tablig Akbar PA 212 di Solo pada 13 Januari 2019. Ma’arif dijerat dengan Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu.

Sebelumnya pada 12 Februari Ma’arif tak memenuhi panggilan pertama penyidik Polresta Surakarta.

Polda Jateng sendiri hari ini sudah bersiap dengan menyiapkan pengamanan ketat untuk melakukan pemeriksaan. Sebanyak 500 personel disiapkan untuk melakukan penjagaan dan pengamanan lokasi pemeriksaan.

Kepastian tak hadirnya Ma’arif dalam pemeriksaan kali ini dikatakan oleh kuasa hukumnya, Achmad Michdan. Kepada wartawan ia menyatakan, Ma’arif tak bisa hadir karena alasan kesehatan.

“Kami sudah sampaikan ke penyidik bahwa Ustaz Slamet Ma’arif tidak bisa hadir hari ini. Karena jadwal beliau padat, tekanan darahnya naik dan mengalami flu berat,” katanya.

Pihaknya juga meminta kepada penyidik untuk diberi kesempatan mengajukan ahli agar proses pemeriksaan transparan. Ia menyebut ada empat ahli yang disiapkan, antara lain ahli pidana, bahasa, dan pemilu.

“Keterangan ahli ini yang menjelaskan apakah benar terjadi pelanggaran pidana pemilu atau kasusnya harus dihentikan,” tambahnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Agus Triatmaja menyebut, sesuai rencana pemeriksaan dilakukan pukul 10.00 WIB. Pihak yang melakukan pemeriksaan adalah tim penyidik dario Polresta Surakarta.

Ia juga menyebut jika ada 5 satuan setara kompi (SSK) atau 500 personel baik dari Polda Jateng maupun Polrestabes Semarang yang dikerahkan untuk pengamanan.

Pengerahan pasukan ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya massa pendukung Slamet Ma’arif yang juga datang.

Editor : Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.