MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Kades Tegalharjo Pati Dilaporkan Kejaksaan Soal PTSL

0 3.362

MuriaNewsCom, Pati – Puluhan warga Desa Tegalharjo, Kecamatan Trangkil, Pati, yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Anti Korupsi (Apaksi) mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Pati, Kamis (14/2/2019). Mereka melaporkan kepala desa (kades) setempat yang diduga telah melakukan tindak pidana korupsi.

Ketua Apaksi Ahmad Sabik mengatakan, dugaan korupsi tersebut adalah pada program  pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) kurun waktu 2017-2018 lalu. Diduga, ada banyak pungutan yang dilakukan oleh pihak desa.

“Untuk program PTSL itu nominal yang dibebankan kepada pemohon, jumlahnya berbeda-beda. Ada yang Rp 400 ribu hingga Rp 500 ribu,” katanya usai menyerahkan laporan.

Padahal, lanjut Sabik, biaya pensertifikatan itu sudah ditanggung oleh pemerintah melalui APBN. Selain itu, jumlah pungutan yang lakukan dinilai tidak wajar.

“Total kerugian dari program tersebut mencapai Rp 1,2 miliar. Karena itulah kami melaporkan ke Kejari Pati,” imbuhnya.

Pihaknya berharap agar laporan tersebut secepatnya diproses, karena telah merugikan masyarakat dan negara.

Sementara Kuasa Hukum Apaksi Nimerodi Gulo mengatakan, apa yang dilakukan oleh terlapor adalah diduga melanggar Undang-Undang Nomir 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, tepatnya pada pasal 12.

“Data dan fakta kami serahkan ke kejaksaan agar segera nelakukan tindakan hukum,” tegasnya.

Bukti yang dibawa ke kejaksaan adalah berupa sertifikat yang sudah jadi dan peryataan-pernyataan warga yang ditarik uang sebesar Rp 5500 ribu hingga Rp 900 ribu.

“Ada juga bukti-bukti kuitansi. Saya pikir dari pandangun hukum, dengan bukti-bukti itu sudah layak,” tandasnya.

Editor : Ali Muntoha

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.