MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Ratusan Orang di Jepara Minta Surat Pindah Nyoblos

0 168

MuriaNewsCom, Jepara – Anggota KPU Jepara Divisi Sosialisasi, Muhammadun menyatakan, saat ini sudah ada 200 orang lebih yang sudah mengurus Formulir A5 di KPU Jepara. Formulir A5 merupakan surat yang disediakan KPU bagi warga untuk pindah nyoblos di TPS lain.

Sebagian dari mereka, mengajukan permohonan tersebut untuk bisa pindah memilih dari alamat asal di Jepara ke luar kabupaten/provinsi karena sedang pindah kerja. Kemudian juga ada masyarakat dari luar Jepara yang mengajukan permohonan agar bisa memilih di Jepara.

Lainnya mengajukan permohonan agar bisa memilih di tempat lain di wilayah Kabupaten Jepara.

”Mereka yang mengurus pindah tempat memilih, nantinya akan masuk dalam kategori daftar pemilih tambahan atau DPTb. KPU saat ini sedang memutakhirkan datanya. Untuk mengurus pindah memilih ini, masyarakat bisa datang ke KPU Jepara dengan membawa E-KTP,” ujar Muhammadun, Rabu (13/2/2019).

Dijelaskan juga, berdasarkan Pasal 36 Peraturan KPU Nomor 37/2018, kondisi tertentu yang memungkinkan pemilih pindah lokasi memilih adalah menjalankan tugas pada saat pemungutan suara.

Kemudian,menjalani rawat inap di rumah sakit atau puskesmas dan keluarga yang mendampingi. Lalu, penyandang disabilitas yang menjalani perawatan di panti sosial/panti rehabilitasi dan yang menjalani rehabilitasi narkoba.

Tahanan yang tengah menjalani hukuman penjara juga bisa mengajukan permohonan A5. Termasuk juga bagi mereka yang sendang melakukan tugas belajar/menempuh pendidikan menengah atau tinggi juga bisa.

Lainnya, mereka yang pindah domisili, tertimpa bencana alam atau sedang bekerja di luar domisilinya, juga mendapatkan kesempatan yang sama.

“Namun tentu saja bagi mereka yang mengajukan permohonan A5 ini ada konsekuensi yang harus diterima. Konsekuensi itu adalah berkait dengan surat suara yang akan diterima untuk memberikan hak suara. Hal ini bisa terjadi karena perbedaan daerah pemilihan,” tambahnya.

Editor : Ali Muntoha

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.