MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Populasi Kucing Liar Membeludak Bikin Pemkab Boyolali Khawatir

0 226

MuriaNewsCom, Boyolali – Populasi hewan kucing dan anjing di Kabupaten Boyolali meningkat pesat. Kondisi ini membuat khawatir pemerintah setempat. Pasalnya, hewan-hewan tersebut berpotensi menyebarkan penyakit rabies.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan Disnakkan Kabupaten Boyolali, Afiany Rifdania di sela pelaksanaan kegiatan di Puskeswan Kecamatan Mojosongo Rabu (13/2/2019) mengatakan, populasi kucing dan anjing liar di wilayah ini sulit untuk dikendalikan.

Hewan-hewan ini rawan terkena rabies dan menularkan oksoplasmosis dan leptospirosis. Untuk menghindari hal ini Pemkab Boyolali menyelenggarakan program sterilisasi bagi hewan pembawa rabies (HPR) berupa anjing dan kucing.

Kegiatan yang menjalin kerja sama dengan Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Jateng IV serta sejumlah petshop di Boyolali ini digelar di lima Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan).

”Program steril bersubsidi dilaksanakan di lima Puskeswan dikhususkan kucing terlebih dahulu. Mengingat kucing pembawa rabies dan bisa menularkan toksoplasmosis dan leptospirosis sehingga kami khawatir populasinya yang sudah cukup banyak dan liar,” ujarnya.

Pihaknya mengaku cukup khwtir dengan banyaknya populasi kucing liar yang ada di Boyolali. Hewan tersebut akan memakan makanan sisa yang kotor bisa menularkan penyakit ke manusia seperti scabies dan jamur.

Kucing yang tidak ada yang merawat diyakini akan mudah terkena penyakit akan menyebarluaskan penyakit hewan yang menular tersebut.

Untuk itu Afi berharap masyarakat dan komunitas pecinta hewan semakin mengenal lebih dekat dengan Puskeswan agar peduli dengan kondisi kesehatan hewan peliharaan mereka seperti anjing dan kucing.

Salah satu peserta kegiatan, Wulan sangat senang bisa mengikuti program steril bersubsidi ini. Warga kota Boyolali yang memiliki lebih dari 10 ekor kucing ini biasanya melakukan sterilisasi hewan peliharaannya secara mandiri.

”Dengan program ini dengan separuh harga lumayanlah. Selian itu bisa cek kesehatan kucing pastinya,” terang Wulan.

Editor : Ali Muntoha

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.