MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Sudah dapat Perhatian, Begini Ungkapan Ibu di Krangganharjo Grobogan Pemilik Bobot 2 Kuintal

0 294

MuriaNewsCom, Grobogan – Perasaan senang sekaligus haru dirasakan Rina Dwi Budiarti, ibu rumah tangga yang punya bobot mencapai 200 kilogram, usai dikunjungi Kepala Dinsos Grobogan Andung Sutiyoso dan tim medis dari Dinkes, Selasa (12/2/2019). Di hadapan wartawan, perempuan berusia 34 tahun itu tidak menyangka jika berita tentang kondisinya langsung mendapat perhatian dengan cepat.

“Beritanya baru ditayangkan kemarin di media online, tetapi hari ini sudah ada petugas yang datang. Saya merasa terharu sekali dan mengucapkan terima kasih pada banyak pihak atas dukungannya,” ujar Rina yang tinggal di Dusun Sukoharjo RT 07/RW 05, Desa Krangganharjo, Kecamatan Toroh.

Setelah beritanya jadi viral, Rina bahkan sempat mendapat perhatian dari sejumlah teman-temannya yang dulu sempat kerja bersama jadi TKI di Taiwan. Meski belum bisa berkunjung, namun mereka ikut memberikan dorongan semangat.

“Gara-gara berita itu, saya bisa komunikasi lagi dengan beberapa teman setelah mereka baca lewat medsos. Teman-teman juga tidak percaya kalau saya sekarang gemuk seperti ini,” katanya.

Usai bincang-bincang dengan wartawan, Rina kemudian sempat menyampaikan ucapan terima kasih dalam dua bahasa. Yakni, Bahasa Mandarin dan Bahasa Indonesia.

Tidak hanya itu, Rina juga sempat menyanyi satu lagu Mandarin untuk mengungkapkan kebahagiaannya setelah mendapat perhatian dari banyak pihak. Meski tanpa iringan musik, namun suara Rina terdengar cukup merdu.

“Hobi saya memang nyanyi. Saya masih hafal banyak lagu Mandarin,” cetusnya sembari tertawa.

Seperti diberitakan, Bantuan untuk menurunkan berat badan memang sangat dibutuhkan ibu satu anak tersebut. Keinginan ini dilontarkan menyusul makin bertambahnya berat badan ibu rumah tangga berusia 34 tahun tersebut. Saat ini, berat badannya diperkirakan sudah mencapai 200 kilogram atau 2 kuintal.

Dengan bobot super jumbo tersebut, ibu satu anak bernama Rafa Kaisar (9) itu mulai mengalami kesulitan dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Terutama, untuk mengangkat tubuhnya dan berjalan kaki.

Meski demikian, Rina tidak mau menyerah dengan keadaan. Setiap harinya, ia tetap berupaya melayani suami dan anaknya semaksimal mungkin. Seperti, mencuci pakaian, menyetrika, memasak, dan membersihkan rumah.

Bahkan, Rina juga masih membantu mencari tambahan penghasilan. Yakni, dengan berjualan makanan kecil di sekitar obyek wisata Candi Joglo dan tempat anak-anak mengaji yang lokasinya tidak jauh dari rumahnya.

Dalam melakukan aktivitas ini, tidak dilakukan Rina dengan berjalan kaki. Tetapi, dengan mengendarai sepeda motor matic miliknya.

“Boleh dibilang, sepeda motor ini sebagai ganti kaki saya. Kalau harus jalan kaki cukup jauh, sudah tidak kuat lagi,” kata Rina saat ditemui wartawan di rumahnya, Senin (11/2/2019).

Rumah yang ditempati Rina tidak seberapa luas, ukurannya sekitar 5×10 meter. Lokasi rumahnya di sebuah gang kecil yang berada sekitar 25 meter dari pinggir jalan raya Purwodadi-Solo.

Rumah sederhana berdinding tembok itu dihuni Rina bersama suami dan anaknya. Suami Rina yang bernama Hadi Winarno (40), bekerja sebagai sopir truk yang biasa mengantar barang ke luar kota bahkan sampai luar Jawa.

Editor : Supriyadi

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.