MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Ganjar Duga Ada Aktor Profesional di Balik Teror Bakar Mobil

0 171

MuriaNewsCom, Semarang – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menduga ada aktor intelektual yang mendalangi aksi teror bakar kendaraan yang marak terjadi di wilayah Jawa Tengah. Namun menurut dia, tujuan utama dari aktor intelektual itu telah gagal.

Tujuan utama itu menurut dia, yakni menciptakan ketakutan di kalangan masyarakat sehingga akan menyalahkan pemerintah. Namun sampai saat ini, masyarakat Jateng masih adem-adem saja menyikapi kasus ini.

“Saya lihat masyarakat tidak takut, ekonomi masih berjalan seperti biasa, aktivitas juga masih normal,” katanya, Selasa (12/2/2019).

Ini dikatakan Ganjar dalam dialog ”Mas Ganjar Menyapa” di Puri Gedeh, Kota Semarang. Ganjar menyebut, modus yang digunakan pelaku di beberapa daerah juga hampir sama. Ini yang menguatkan asumsinya tentang adanya aktor intelektual di balik aksi teror ini.

“Saya menduga ada aktor profesional di balik aksi teror yang marak terjadi akhir-akhir ini. Tidak hanya memberi rasa takut di tengah masyarakat. Namun juga memberikan image bahwa pemerintah tidak bisa menangani,” ujarnya.

Analisa itu, lanjut dia, dapat dilihat dari aksi para pelaku yang mayoritas menyasar masyarakat kalangan menengah ke bawah. Pelaku tak menyentuh kendaraan milik orang kaya.

“Lihat saja, selama ini yang dibakar kebanyakan kendaraan milik masyarakat menengah ke bawah, di daerah pinggiran dan juga bukan kendaraan mewah. Mereka ingin menciptakan rasa takut kepada masyarakat kecil yang dianggap akan langsung menyalahkan pemerintah,” terangnya.

Ia memastikan, pemprov bersama Polda Jateng dan Kodam/IV Diponegoro terus berupaya untuk mengungkap kasus itu. Selain fokus pada penangkapan pelaku, sistem pengamanan di masyarakat juga terus ditingkatkan.

“Saya meminta masyarakat untuk ikut berperan. Aktifkan lagi Siskamling (sistem keamanan lingkungan), pasang CCTV dan portal-portal untuk mengantisipasi terjadinya aksi teror dan gangguan keamanan hingga pesta demokrasi nanti,” pintanya.

Diberitakan sebelumnya, aksi teror pembakaran kendaraan ini telah meluas. Tak hanya terjadi di wilayah sekitar Semarang, tapi juga merembet hingga ke Grobogan.

Tercatat sudah ada 17 kasus di Kota Semarang, 8 kasus di Kendal, dan satu kasus di Kabupaten Semarang dan Grobogan. Sudah ada 26 lebih kendaraan yang dibakar pelaku misterius.

Editor : Ali Muntoha

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.