MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Nenek Ini Bingung Diberi Kartu Tapi Tak Dapat Duit, Begini Tanggapan Ganjar

0 1.699

MuriaNewsCom, Banyumas – Seorang nenek di Banyumas kebingungan karena mendapatkan bantuan dari pemerintah namun tak ada uangnya.

Ternyata bantuan tersebut berupa program Kartu Indonesia Sehat (KIS). Namun sang nenek mengira KIS sama seperti PKH atau lainnya yang bisa dicairkan.

Nenek tersebut adalah Narpen. Umurnya sudah 81 tahun dan tinggal di Desa Pasirmuncang, Purwokerto Barat, Banyumas.

Keluhan ini disampaikan saat Menko Bidang Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo memberikan bantuan sosial kepada warga Banyumas di Pendapa Si Panji, Banyumas, Sabtu (9/2/2019) akhir pekan kemarin.

Saat itu Puan bertanya adakah masyarakat yang sudah menerima kartu, namun tidak kunjung memperoleh bantuan yang diharapkan. Mbah Narpen langsung mengacungkan jari dan maju ke depan.

Sambil tertatih, Mbah Narpen maju menghampiri Puan. Di hadapan putri Megawati Soekarno Putri itu, Mbah Narpen mengaku jika sudah menerima kartu tapi belum menerima manfaat.

Kula gadhah kartu (saya punya kartu), nanging mboten angsal duit (tapi tidak dapat uang), padahal tangga kula angsal (padahal tetangga saya dapat),” katanya.

Puan kemudian menanyakan jenis kartu apa yang diterima Mbah Narpen. Dengan santai, Mbah Narpen bilang jika kartu yang dimilikinua adalah KIS.

“Nek KIS niku mboten angsal duit, mbah (kalau KIS itu tidak dapat uang mbah). Niku kanggo berobat nek simbah sakit (Itu untuk berobat kalau mbah sakit),” jelas Puan.

Ganjar Pranowo juga tak tinggal diam. Ia kemudian menghampiri Mbah Narpen. “Mbah mboten angsal PKH (Mbah tidak dapat Program Keluarga Harapan)?” tanya Ganjar.

Mbah Narpen menjawab tidak dapat. Dia mengatakan hanya menerima satu kartu, yakni KIS saja.

“Oh ini mungkin ketinggalan. Saya pastikan hari ini Mbah Narpen ini dapat PKH untuk lansia. Pendamping PKH mana, yang di tempatnya mbah ini?” tanya Ganjar.

Mendapat kepastian itu, Mbah Narpen tampak senang. Dia mengatakan sudah lama menanti dapat bantuan dana tunai dari pemerintah.

Pada penyerahan bantuan itu, sejumlah bantuan sosial diberikan. Antara lain, bantuan PKH, KIS, Kartu Indonesia Pintar (KIP), sertifikat kepesertaan pelatihan bimbingan perkawinan, pembangunan Gedung PTSP Pelayanan Haji, Pembangunan Gedung IAIN Purwokerto dan berbagai bantuan lainnya.

Editor : Ali Muntoha

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.