MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Begal Seorang Gadis, Pemuda di Magelang Dibekuk Resmob

0 903

MuriaNewsCom, Magelang – Tim Resmob Polres Magelang membekuk seorang pemuda berinisial AFR (22), warga Desa Gandusari, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang.

Pemuda ini dibekuk lantaran diduga telah membegal seorang gadis. Korbannya yakni Nova Ratnasari (23) warga Desa Banjarejo, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang.

Aksi pembegalan itu terjadi pada Sabtu (3/1/2019) lalu di Jalan Raya Dusun Besaran, Kaliangkrik, sekitar pukul 20.30 WIB. Saat itu, korban tengah melintas mengendarai sepeda motor Honda Vario.

Pelaku langsung memepet motor korban, hingga gadis itu terjungkal jatuh. Saat melihat korbannya jatuh ini, pelaku tak segan-segan memukuli korban.

Pelaku juga merebut tas korban yang di dalamnya berisi uang Rp 800 ribu dan satu HP Samsung. Setelah puas menghajar dan mengambil barang korban, pelaku bergegas kabur,.

”Korban langsung melapor ke Polsek Kaliangkrik. Kerugian korban mencapai Rp 3,3 juta dan sejumlah luka,” kata Wakapolres Magelang, Kompol Eko Mardiyanto.

Setelah mendapatkan laporan dari korban, Tim Resmob Polres Magelang langsung melakukan proses penyelidikan. Petunjuk keberadaan pelaku pun diketahui.

Tim Resmob Polres Magelang besama tim Reskrim Polsek Kaliangkrik pun bergerak membekuk pelaku di rumahnya. “Dari hasil interogasi, pelaku mengaku sudah melakukan tindak curas sebanyak 4 kali,” ujarnya.

Kasus yang diakuinya adalah kasus penjambretan. Yakni di jalan raya Magelang-Semarang (Wates, Kota Magelang) dengan hasil kalung. Kemudian di jalan raya Magelang-Semarang (dekat SPBU Sambung) dengan hasil kalung.

”Ia juga menjambret di jalan raya Salamkanci-Bandongan dengan hasil tas berisi uang, dan curat di kos-kosan daerah Mertoyudan, dengan hasil tas berisi uang,” paparnya.

Atas perbuatannya pelaku kini harus mendekam di sel penjara. Ia dijerat dengan pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun penjara.

Editor : Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.