MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Masa Paceklik, Pemprov Kirim 35 Ton Beras ke Nelayan Jepara

0 208

MuriaNewsCom, Jepara – Pemprov Jawa Tengah mengirim bantuan beras sebanyak 35 ton kepada para nelayan di Kabupaten Jepara. Bantuan itu diberikan lantaran para nelayan tengah didera masa peceklik, karena tak bisa melaut.

Bantuan diserahkan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, saat mengunjungi Desa Bondo, Kecamatan Bangsri, Jepara, Kamis (7/2/2019).

Bantuan ini menurut Ganjar merupakan hasil gotong-royong antara pemerintah dengan pihak swasta melalui program CSR.

Rata-rata nelayan di Jepara sudah sebulan terakhir tak bisa melaut, lantaran saat ini tengah musim baratan. Ketinggian ombak di laut tak memungkinkan nelayan untuk melaut untuk mencari ikan.

Ganjar memastikan selama masa paceklik nelayan tak perlu khwatir kekurangan pasokan bahan makanan.

“Bantuan ini diserahkan karena panjenengan (nelayan) tidak bisa melaut. Meski penghasilan tidak ada, tapi dapur bisa tetap ngepul,” katanya.

Karena bantuan tersebut sifatnya sementara, Ganjar meminta ke depan nelayan dapat membuat kelompok usaha. Kelompok ini bisa menciptakan lapangan pekerjaan di masa paceklik.

Ganjar mencontohkan, kelompok peternakan, pariwisata ataupun pengusaha UMKM.

“Tidak perlu beralih profesi, tapi ditambah. Misal, ingin beternak kambing, bikin kelompok, silakan inginnya apa bilang ke pemerintah. Tolong pak bupati, sedulur-sedulur nelayan ini ditemani,” ucap Ganjar.

Ganjar juga meminta Pemkab Jepara segera terjun mendampingi pembuatan kelompok para nelayan. Untuk keberlangsungan kelompok tersebut Ganjar mengatakan CSR perusahaan akan dia arahkan untuk masuk ke Bondo.

“Silakan bikin kelompok yang disenangi. Agar pemerintah bisa mengarahkan bantuan, nanti CSR kita arahkan sesuai kebutuhan panjenengan. Heh pengusaha, CSR-nya diganti sapi, kambing. Silakan bikin usulan,” pungkasnya.

Editor : Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.