MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Teror Bakar Mobil Meluas, Ganjar Perintahkan Bupati/Walikota Gencarkan Ronda

0 298

MuriaNewsCom, Semarang – Teror pembakaran mobil dan motor meluas. Kasus ini tak lagi terjadi di Semarang serta Kendal, tetapi juga melebar ke daerah sekitar.

Yang terbaru, sebuah angkot di  Desa Tegowanu Wetan, Kecamatan Tegowanu, Grobogan juga diduga dibakar pelaku teror, pada Rabu (6/2/2019). Modus yang digunakan pun hampir sama, yakni yakni menggunakan minyak dan dilakukan pada dini hari.

Menyikapi hal ini, semalam Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono dan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi melakukan pertemuan di Rumah Dinas Puri Gedeh Semarang.

Banyak hal dibahas, mulai dari upaya penangkapan pelaku teror, pencegahan baik dengan proses razia dan penambahan personel, hingga sosialisasi tentang sistem pengamanan lingkungan.

Ganjar Pranowo menyatakan, telah memerintahkan 35 kepala daerah di Jateng untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengamankan wilayah masing-masing. Selain itu, diminta untuk kembali menggencarkan ronda atau siskamling, serta pemasangan CCTV di sejumlah titik.

“Kami dibantu Kapolda dan Pangdam melakukan banyak hal untuk pengamanan dan pengungkapan kasus ini. Saya telah perintahkan semua bupati/wali Kota untuk mengamankan daerah masing-masing, hidupkan lagi Poskamling, pasang CCTV dan portal-portal untuk menghalangi pelaku melakukan terornya,” kata Ganjar Kamis (8/2/2019) malam.

Kewaspadaan masyarakat perlu ditingkatkan untuk membantu aparat menangani kasus ini. Meski demikian, Ganjar meminta masyarakat tetap tenang dalam menyikapi teror ini, sehingga tidak terjadi aksi main hakim sendiri.

“Kapolda, Pangdam dan instansi terkait sudah berjalan dengan cara, instrumen dan kewenangannya masing-masing. Polisi/TNI kalau masyarakat tidak medukung, maka tidak bisa. Membangun kesadaran kembali dari masyarakat untuk mengamankan lingkungannya masing-masing itu yang terpenting,” terangnya.

Sementara itu, Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono mengatakan, pembakaran angkot di Grobogan mempunyai modus yang sama dengan teror yang terjadi di kota lain. “Motif dan modusnya sama, membakar menggunakan minyak,” kata Condro.

Ia menyatakan, saat ini polisi telah membentuk tim khusus beranggotakan dari Polda Jateng, masing-masing polres, TNI dan tim dari Mabes Polri.

“Kami sudah melakukan razia-razia di jalanan, melakukan olah TKP dan penguatan tim. Total ada 1.200 personel yang kami terjunkan khusus untuk mengungkap kasus ini,” terangnya.

Sementara itu, Mayjen TNI Mochamad Effendi mengatakan siap membantu dalam upaya pengamanan wilayah. “Di masing-masing kelurahan dan desa, kami tambah jumlah Babinsa untuk membuat masyarakat semakin tenang dan menghindari aksi serupa. Kami siap mem-backup penuh, baik kekuatan maupun sarana prasarana yang ada,” ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, teror pembakaran kendaraan bermotor oleh orang tak dikenal melanda Jateng akhir-akhir ini. Di Kota Semarang saja, sudah terjadi 17 kasus, di Kendal ada 8 kasus dan di Kabupaten Semarang ada satu kasus. Terbaru di Grobogan juga satu kasus.

Editor : Ali Muntoha

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.