MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Rumah Reot Tak Layak Huni di Pati Ternyata Masih 83 Ribu Unit

1 1.224

MuriaNewsCom, Pati – Jumlah rumah tak layak huni (RLTH) di Kabupaten Pati ternyata masih sangat banyak. Jumlahnya mencapai 83 ribu unit.

Padahal, setiap tahunnya, baik dari pemerintah daerah (pemda) maupun pemerintah provinsi (pemprov) sudah menyalurkan bantuan untuk perbaikan.

Hal itu dikatakan oleh Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Pati Dadik Sumarji saat ditemui, Rabu (6/2/2019). Bahkan berkali-kali Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) juga memberikan bantuan untuk perbaikan RLTH itu.

“Setiap tahun kami kurangi (jumlah RTLH) melalui program bantuan untuk RLTH. Itu belum termasuk didukung bantuan bedah rumah dari Baznas,” ujarnya.

Dia menjelaskan, bantuan renovasi rumah tidak layak huni mencapai ratusan unit setiap tahun. Sumber anggarannya beragam, mulai dari APBD Pati, APBD Provinsi Jawa Tengah, hingga APBN.

“Tahun ini untuk bantuan dari APBD Pati dialokasikan untuk 25 unit rumah dan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) ada sekitar 150 unit,” katanya.

Adapun bantuan yang bersumber dari APBD Jawa Tengah menurutnya, relatif lebih banyak. Mengingat bantuan renovasi diberikan untuk tiga rumah pada setiap desa.

Hanya saja, lanjut Dadik, fasilitasi dan dukungan bantuan itu tidak semua dimanfaatkan. Dia menyebut, masih ada pemerintah desa yang enggan mengurus lantaran kuota bantuan renovasi untuk daerahnya lebih sedikit dari jumlah RTLH yang ada.

“Masih ada yang khawatir mendapat komplain masyarakat karena bantuan tidak menyentuh semua RTLH. Selain itu, ada juga yang enggan karena nominal bantuannya dianggap tidak cukup untuk merenovasi rumah secara tuntas,” jelasnya.

Editor : Ali Muntoha

  1. Imah berkata

    Di Kranggan Pati Kidul 3 th lalu ada yg sudah didata dg pengumpulan berkas spt KK, KTP dlsb oleh seorang ketua RT, dan telah didatangi team disurvey dan jelas dikatakan rumah tidak layak huni dan layak mendapatkan bantuan, namun sampai saat ini bantuan tsb tidak pernah ada, entah tidak “cair” entah raib…. Entahlah!

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.