MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Lihat Nenek Tua Mengemis, Ganjar Langsung Tawarkan Tempat Tinggal

0 7.898

MuriaNewsCom, Magelang – Seorang nenek tua terlihat mengemis di depan warung makan sop Serenek kawasan Terminal Magelang, Rabu (6/2/2019). Nenek itu hanya duduk sembari menunggu orang lewat mengulurkan uang recehan.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang kebetulan mampir di warung tersebut, melihat kondisi nenek tersebut. Gubernur berambut putih itu langsung menghampiri dan menawarinya untuk ikut makan di warung.

Namun pengemis tua itu menolaknya. Ia justru meminta untuk diberi uang saja. “Mboten pak, kulo mpun sarapan (tidak usah pak, saya sudah sarapan). Nyuwun shodaqohe mawon pak (minta shodaqohnya saja pak),” kata nenek itu.

Ganjar pun langsung duduk di sampingnya dan mengajak nenek tua itu ngobrol. Dari pembicaraan mereka diketahui jika nenek itu brnama Partinah. Nenek itu ternyata sudah sangat tua. Pengakuannya umurnya sudah mencapai 90 tahun.

Partinah mengaku berasal dari Wonosari Jogjakarta, dan sudah tidak punya keluarga lagi. Ia terpaksa mengemis karena sudah tidak bisa bekerja. Bahkan berjalan pun kesusahan.

Kula mbiyen kerja pak (saya dulu bekerja pak), tapi sakniki mpun mboten saget (tapi sekarang sudah tidak bisa kerja), sikile sakit mboten saget mlampah (kakinya sakit tidak bisa bekerja),” terang Mbah Partinah.

Ganjar lantas menawarinya tempat tinggal. Yakni pindah di panti sosial milik Pemprov Jateng. Di tempat ini, Ganjar memastikan, Mbah Partinah akan terurus dengan baik.

Mulai dari tempat berlindung, kebutuhan sandang pangan dan kebutuhan lainnya akan dicukupi. Termasuk pemeriksaan kesehatan.

Namun lagi-lagi tawaran Ganjar ini ditolak. Ia beralasan, sudah pernah tinggal di panti sosial dan namun tidak betah. Kendati demikian Ganjar tetap berusaha meyakinkan nenek agar mau tinggal di panti.

Purun njih mbah, mangke teng mrika uripe kepenak, mpun disiapke kabeh (mau ya mbah, nanti di panti sosial hidupnya enak, sudah disiapkan semuanya)” kata Ganjar.

Meski belum memberikan jawaban pasti, namun raut wajah Mbah Partinah menunjukkan persetujuan.

Ganjar menyebut, ia akan memerintahkan Dinas Sosial untuk membujuk nenek Partinah agar mau tinggal di panti sosial. Ia merasa kasihan, di usianya yang hampir seabad, Partinah masih harus mengemis untuk mendapatkan makan.

“Dalam kondisi semacam ini, negara harus hadir. Kan kasihan nenek sudah tua seperti ini namun harus meminta-minta,” pungkasnya.(lhr)

Editor : Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.