MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

5 Hari Terakhir 2 Orang Meninggal Akibat DBD di Cilacap

0 160

MuriaNewsCom, Cilacap – Kasus penyebaran demam berdarah dengue (DBD) terus mengkhawatirkan. Sejumlah warga telah menjadi korban meninggal akibat penyakit ini.

Yang terbaru dua orang warga Kabupaten Cilacap meninggal dunia akibat DBD, hanya dalam kurun waktu lima hari terakhir.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap H Marwoto, kepada wartawan, Rabu (6/2/2019) mengatakan, selama Januari 2019, sebenarnya ada 71 kasus DBD yang terjadi di Cilacap. Hanya saja, di bulan itu tak ada korban meninggal dunia.

”Tapi sejak 1 Februari 2019 sampai sekarang, sudah ada dua orang yang meninggal dunia akibat DBD,” katanya.

Dua warga yang meninggal dunia itu berasal dari Kecamatan Kesugihan dan Kota Cilacap. Namun wilayah dengan penyebaran DBD terbanyak justru bukan dari dua kecamatan ini.

Melainkan dari Kecamatan Kroya, Binangun, dan Kecamatan Adipala. Sehingga menurut dia, kecamatan-kecamatan ini yang harus mendapat perhatian serius.

Dilansir Antara, Marwoto juga mengakui jika kasus DBD yang terjadi selama bulan Januari 2019 di Kabupaten Cilacap mengalami peningkatan yang signifikan jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Dalam hal ini, pada bulan Januari 2018 tercatat sebanyak tujuh kasus DBD yang terjadi di Kabupaten Cilacap.

“Pada bulan Januari 2018 memang sangat rendah, sedangkan pada bulan Januari 2017 cukup tinggi. Sekarang kembali tinggi,” ujarnya.

Terkait dengan hal itu, dia mengimbau warga Kabupaten Cilacap untuk tetap melaksanakan pola hidup bersih dan sehat dengan menjaga kebersihan lingkungan.

Selain itu, kata dia, laksanakan gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) karena lebih efektif daripada kegiatan pengasapan yang biasa dilakukan setelah terjadi korban DBD.

Menurut dia, gerakan pemberantasan sarang nyamuk diyakini dapat memutus siklus hidup nyamuk Aedes aegypty yang menjadi penyebar DBD, sedangkan pengasapan atau fogging membasmi nyamuk dewasa.

“Oleh karena itu, gerakan pemberantasan sarang nyamuk harus selalu dilaksanakan, yakni dengan membersihkan tempat air yang tergenang seperti bak kamar mandi,” pungkasnya.

Editor : Ali Muntoha

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.