MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Jokowi dan Ganjar Beri Kado Spesial Buat Penyuluh Pertanian

0 828

MuriaNewsCom, Semarang – Presiden Joko Widodo dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memberi kado spesial untuk para Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian (THL TBPP), Minggu (3/2/2019).

Ganjar Pranowo memberikan kontrak kerja tahun 2019 bagi THL TBPP di Jateng. Sementara Jokowi secara nasional bakal menyiapkan Perpres untuk mekanisme pengangkatan menjadi PNS.

Angin segar ini disampaikan kepada ribuan THL TBPP dari seluruh Indonesia yang mengikuti silaturahmi di GOR Jatidiri Semarang, Minggu hari ini,

Saat ini THL TBPP di Jateng sebanyak 3980 dan 700 telah diangkat sebagai CPNS. Ganjar mengatakan, keberadaan THL TBPP tersebut sangat efektif dalam pengelolaan sistem pertanian baik daerah maupun nasional.

“Teman-teman ini membuat saya bangga. Mereka adalah pejuang sejati pertanian. Teman-teman penyuluh, i love you full,” kata Ganjar.

Menurut dia, 3280 THL TBPP tersebut mendampingi petani yang  menggarap total lahan baku sawah pertanian yang mencapai 980.000 hektare.

Ganjar mengatakan dengan total lahan tersebut, Jawa Tengah masih memerlukan tenaga penyuluh pertanian mencapai 3.700 orang. Namun masih ada pekerjaan rumah yang mesti digarap bersama, yakni pembenahan sistem pertanian.

“Data pertanian kita makin terdata dengan baik. Menggunakan teknologi informasi berapa lahan yang kita miliki, tanam apa, kapan sampai panen di Jateng kita sudah tahu. Nanti penyuluh akan sedikit ada kerjaan tambahan dengan memperhatikan sisi ekonomi. Karena harus mengetahui, kapan, kemana dan berapa harus menjual komoditas,” katanya.

Bangunan sistem informasi pertanian memang sangat diperlukan untuk meraih swasembada pangan secara nasional. Sistem yang diterapkan Jawa Tengah lewat Kartu Tani juga telah dijadikan percontohan secara nasional.

Presiden Joko Widodo juga menyebut, keberadaan THL TBPP dan penyuluh menurut Presiden Joko Widodo jadi corong penerapan sistem informasi pertanian tersebut.

“Saya semalam diberi tahu Pak Gubernur (Ganjar Pranowo). Saya juga minta penjelasan ketika mau masuk ruang ini, apa problemnya? Ini bukan untuk urusan problem pertanian. Yang diharapkan tenaga THL TBPP, bisa seperti guru, bidan, dan ternyata ada lagi, yakni THL TBPP,” katanya.

Sebagaimana diketahui Presiden Joko Widodo telah mengeluarkan Perpres soal Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Berdasarkan Undang-Undang No. 5/2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), ASN terdiri dari dua, yakni pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Saya tidak bisa ngomong langsung yang menyenangkan, tidak bisa. Tapi saya ngomong harus sesuai prosedur, tapi jangan sekarang suruh jawab. Tidak bisa. Apabila memungkinkan saya akan siapkan Perpres-nya,” terangnya.

Jokowi juga mengatakan saat ini dunia pertanian kekurangan tenaga penyuluh sebanyak 40 ribu. Sementara THL TBPP secara nasional jumlahnya hanya 17 ribu dan 6.058 penyuluh PNS. Jika undang-undang memungkinkan, kata Jokowi, Perpres pengangkatan THL TBPP bukanlah hal mustahil.

“Nanti saya pulang, besok saya panggil Menpan untuk melihat peluangnya seperti apa. Kalau tidak menabrak, akan saya undang seluruhnya THL TBPP 17 ribu. Rabu atau Kamis (6-7/2/2019) saya umumkan,” pungkasnya.

Editor : Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.