Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Sering Ada Kendaraan Terguling, Pengendara Diminta Waspadai Tikungan Angker Bledug Kuwu

MuriaNewsCom, Grobogan – Sejumlah warga mengimbau para pengendara untuk bersikap lebih waspada saat melintasi jalan raya Kradenan-Wirosari. Terutama saat melewati tikungan tajam di kawasan obyek wisata Bledug Kuwu.

Imbauan itu dilontarkan menyusul seringnya terjadi peristiwa kecelakaan di kawasan tersebut. Kecelakaan terakhir menimpa mobil boks yang terjadi Jumat (1/2/2019) malam. Kendaraan ini mengalami kecelakaan tunggal saat berbelok dari arah barat menuju ke utara.

“Tikungan di kawasan Bledug Kuwu ini cukup tajam, tingkat belokannya hampir 90 derajat. Oleh sebab itu, sebagian orang ada yang mengatakan kalau wilayah sekitar tikungan itu angker karena kondisinya memang sangat membahayakan. Jika tidak hati-hati saat berbelok maka kendaraan bisa mengalami kecelakaan,” kata Sutopo, warga Kradenan.

Data yang dihimpun MuriaNewsCom menyebutkan, pada awal tahun 2019 ini sedikitnya sudah ada tiga kecelakaan yang terjadi di tikungan maut tersebut. Semuanya merupakan kecelakaan tunggal dan tidak menyebabkan korban jiwa.

Kronologi kecelakaan yang menimpa kendaraan barang itu juga hampir sama. Yakni, kendaraan dari arah barat (Kradenan) terguling saat berbelok menuju arah utara (Wirosari).

“Kebanyakan, kendaraan yang kecelakaan itu dari luar kota. Jadi, pengemudi kemungkinan cukup kaget setelah tahu kalau tikungannya ternyata sangat tajam. Ketika berbeloknya pada saat kecepatan tinggi bisa berpotensi kendaraan terguling,” cetus Imron, warga lainnya.

Sementara itu, Kanit Laka Lantas Polres Grobogan Iptu Candra Bayu Septi menyatakan, tikungan di kawasan Bledug Kuwu memang sangat rawan kecelakaan. Untuk menekan kecelakaan, di sekitar tikungan tajam itu sudah dikasih rambu peringatan dan lampu isyarat agar pengendara mengurangi kecepatan.

“Meski demikian, masih banyak pengendara yang tidak mengindahkan rambu-rambu ini. Jadi, kecelakaan yang terjadi di situ lebih disebabkan kurang hati-hatinya pengendara,” jelasnya.

Menurutnya, dari hasil pengecekan di lokasi, beberapa kendaraan yang terguling disitu memang tidak ada tanda-tanda mengurangi kecepatan saat mau melewati belokan tajam. Akibatnya, saat mencoba belok, kendaraan itu kehilangan kendali sehingga sempat keluar jalur dan terguling.

“Kami berharap, para pengendara untuk berhati-hati dan memperhatikan rambu-rambu yang sudah disediakan. Pada musim hujan seperti sekarang, sikap waspada perlu ditingkatkan karena kondisi jalan licin,”

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...