Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Warga Keluhkan Akses Jalan ke Pemakaman di Desa Setrokalangan Kudus

MuriaNewsCom, Kudus – Tiga bocah yang tenggelam di Dukuh Karangturi, Desa Setrokalangan, Jumat (1/2/2018) kemarin, hari ini sudah dimakamkan. Hanya saja, area pemakaman berada di ujung persawahan desa dan harus ditempuh dengan jalan kaki sejauh satu setengah kilometer dikeluhkan warga.

Lumpur dan kubangan air pun menghiasi sepanjang jalan menuju area pemakaman. Bisa dikatakan akses menuju tempat tersebut tidak layak untuk dilalui rombongan peziarah. Terutama pembawa jenazah yang harus ekstra hati-hati  saat melewati jalan licin karena berlumpur tersebut.

Kepala desa Setrokalangan, Edi Siswanto mengatakan jika memang hanya ada satu akses jalan untuk menuju area pemakaman tersebut. Akses jalan serta area pemakaman berdiri di tanah milik Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). Dirinya pun menambahkan jika makam dengan lebar 1300 meter persegi dan 1500 meter persegi tersebut sudah ada sejak puluhan tahun yang lalu.

“Dulu desa sebelah sana, lalu dipindah, makamnya masih sama,” terang Edi.

Edi menambahkan saat terjadi hujan deras dan terjadi banjir dari timur, makam secara otomatis akan itu tergenang. Bahkan menenggelamkan patok makam. Jika sudah seperti itu, maka proses pemakaman akan dilaksanakan di desa sebelah atas persetujuan dua desa. Yakni Setrokalangan dan Garung.

“Sistemnya seperti itu, tidak bisa langsung dimakamkan disana,” jelas Edi.

Terkait upaya yang dilakukan, Edi menjelaskan Pemerintah Desa sudah mengadakan musyawarah terkait pemindahan makam. Akses jalan yang tidak layak serta terpencilnya area makam menjadi penyebab dipindahnya makam.

“Tinggal menunggu selesai saja rencananya,” ucapnya saat di lokasi makam.

Soal pendanaan, dirinya mengatakan jika nantinya semua pendanaan berasal dari patungan para warganya dan pihak keluarga yang anggota keluarganya dimakamkan di pemakaman tersebut. Ini merupakan bentuk kepedulian warga Dukuh Karangturi terkait hal ini.

“Tidak menutup kemungkinan juga untuk dibantu dana pemerintah,” terangnya.

Edi menambahkan jika sebenarnya pihak desa telah memfasilitasi tanah untuk pemindahan makam tersebut. Hanya, terkait pelaksanaan belum bisa dipastikan akan berjalan kapan.

“Karena belum ada panitianya,” tandas Edi.

Senada, Muhdi, salah satu warga juga mengaharapkan pemindahan makam bisa segera dilakukan. Terkait pendanaan dan pelaksanaan pemindahan, pihaknya berharap setidaknya ada bantuan dari pemerintah terkait hal itu.

“Semoga bisa segera terealisasikan,” ucap Muhdi yang juga merupakan koordiantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Desa Setrokalangan.

Editor : Supriyadi

Comments
Loading...