MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Ganjar Berharap Motif Teror Pembakaran Mobil Bukan Karena Pemilu

0 522

MuriaNewsCom, Semarang – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo berharap kasus teror pembakaran mobil yang terjadi di Semarang dan Kendal murni kasus kriminal. Ia tak berharap, kasus itu dilakukan untuk mengacaukan pemilu yang sebentar lagi berlangsung.

Terlebih, pola yang dilakukan para pelaku teror itu sama. Baik yang terjadi di Kota Semarang, Kendal maupun di Kabupaten Semarang.

Yakni pelaku melempar kain yang dibakar ke arah mobil yang diparkir di rumah-rumah. Waktu yang dipilih pelaku pun sama, yakni pada dini hari hingga subuh.

“Saya berharap tidak ada motif lain di luar kriminal. Maka kita mencoba untuk menganalisis,” kata Ganjar.

Ia menyatakan, terus berkomunikasi dengan Kapolda Jateng. Menurutnya, pihak kepolisian terus menggali informasi untuk memburu pelaku.

Saat ini baik aparat kepolisian maupun Forkopimda sudah bergerak untuk mengecek di lapangan.

“Indikasinya ya merusak- merusak saja. Merusaknya kok mirip-mirip di berbagai tempat. Semoga tidak ada motif mengacaukan karena situasi sensitif,” ungkap Ganjar.

Ganjar juga berharap kasus tersebut bukan berlatarbelakang politik, atau bertujuan untuk mengganggu proses pemilu yang selama ini berjalan dengan aman.

“Ya sekarang lagi kita bicarakan dengan Pak Kapolda untuk kita berkoordinasi. Siskamling kita hidupkan lagi, tidak boleh ada yang mengganggu dengan kepentingan apapun,” ujarnya.

Baca juga :

Sikampling perlu kembali digalakkan, karena sebagian besar aksi teror itu dilakukan pada dini hari.

Ia juga berharap pelaku segera dibekuk, sehingga bisa dicari motof pelaku melakukan aksi pembakaran tersebut. Apakah motifnya untuk mengacaukan pemilu atau lmotif lain.

“Polisi sedang mengejar pelakunya, mudah-mudahan tertangkap, nanti bisa terungkap motifnya. Karena saat ini tahun politik ini sedikit-sedikit saja sensitif,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, aksi pembakaran mobil dan motor marak terjadi Kota Semarang, Kendal dan Kabupaten Semarang. Hingga hari ini sudah ada belasan kasus pembakaran.

Yakni di Kota Semarang, 14 kejadian, di Kendal ada 7 kejadian dan di Kabupaten Semarang ada 1 kejadian.

Editor : Ali Muntoha

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.