MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Semakin Meneror, 3 Motor di Semarang Dibakar Orang Misterius

0 654

MuriaNewsCom, Semarang – Aksi teror pembakaran kendaraan bermotor di Kota Semarang semakin meluas. Sasarannya kini tak hanya mobil, tapi juga motor.

Tiga motor milik Diyono (60) yang diparkir di teras rumahnya di jalan Menoreh II, Kelurahan Sampangan, Gajahmungkur, Kota Semarang, Sabtu (2/2/2019) subuh tadi dibakar orang misterius. Aksi pembakaran itu terjadi sekitar 04.15 WIB.

Tiga motor milik Diyono yakni Honda Beat bernopol H 5239 DJ, Honda Supra bernopol H 6816 BBG, dan Honda Vario bernopol H 4444 ATG nyaris hangus. Beruntung hanya bagian jok motor yang terbakar.

Modus yang digunakan pelaku dengan melempar kain yang dibakar ke motor-motor tersebut.

Tetangga korban, Agus (35) mengatakan, peristiwa pembakaran itu terjadi saat subuh. Ia menyatakan, usai salat mendengar suara berhenti, dan tiba-tiba terlihat api menyala.

“Ada motor berhenti, tiba-tiba ada cahaya terang, saya kira anak kos yang berhenti setelah saya ke luar ternyata api sudah membesar. Pemilik rumah  saat itu juga langsung ke luar rumah,” kata Agus kepada wartawan.

Sementara menurut anak korban, Adiyantoro (28) awalnya keluarga mendengar suara motor berhenti. Namun mereka tak merasa curiga, karena karena di biasa ada aktivitas pagi di usaha katering tetangganya.

“Bapak ngiranya biasa saja karena memang juga sebelah sering dibuat parkir anak ngekos,”  ujarnya.

Ketika Diyono bersiap salat Subuh dan berjalan ke kamar mandi. Ia melihat lampu terasnya padam, padahal lampu tersebut bersensor dan padam otomatis jika ada cahaya.

“Bapak dari dalam lihat kok lampunya mati, kok ada cahaya, pas di cek ternyata ada api,” ujarnya.

Baca juga : 

Ketika diperiksa, tiga sepeda motor yang diparkir di teras rumah sudah terbakar. Keluarga bersama warga langsung memadamkan api agar tak merembet ke bagian rumah.

Korban juga mengaku sempat melihat kain yang diduga digunakan pelaku untuk membakar motor-motornya.

Kasus itupun kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian. Bahkan tim dari Polda Jateng yang dipimpin Kasubdit Jatanras Polda Jateng AKBP Yulian Perdana ikut turun ke lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP dan pemeriksaan saksi.

Sebelumnya sudah ada 13 kasus pembakaran kendaraan yang terjadi di Kota Semarang selama dua bulan terakhir. Dari 13 kasus itu semua sasarannya adalah mobil, dan kejadian terbaru terjadi pada Jumat (1/2/2019) kemarin.

Selain di Kota Semarang, teror pembakaran juga terjadi di Kendal sebanyak tujuh kasus dan Kabupaten Semarang satu kasus.

Editor : Ali Muntoha

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.