MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Ganjar Pastikan Pekan Depan Dana Nasabah BKK Pringsurat Cair

0 413

MuriaNewsCom, Temanggung – Krisis yang mendera Perusahaan Daerah (PD) BKK Pringsurat akibat kasus korupsi yang dilakukan pegawai mendapat perhatian penuh dari Pemprov Jateng. Apalagi para nasabah terus menagih untuk mencairkan dana mereka di BKK tersebut.

Ada sekitar seratusan miliar dana tabungan nasabah yang ditagih. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo memastikan dana nasabah BKK Pringsurat tidak akan hilang. Bahkan menurut dia, mulai pekan depan dana tersebut akan dicairkan secara bertahap.

Ia menyebut, Pemprov Jateng telah meminta bantuan Bank Jateng untuk membantu pengembalian dana nasabah ini, sekitar Rp 113 miliar.

“Saya jamin 100 persen dana nasabah tidak akan hilang. Semua akan dikembalikan utuh. Mulai Senin (4/2/2019) dana nasabah bisa dicairkan,” kata Ganjar.

Kepastian ini juga disampaikan Ganjar kepada para nasabah BKK saat mereka mengadu ke Kantor Bupati Temanggung, Muhammad Al Kahdziq, Kamis (31/1/2019) kemarin.

Sebelumnya, PD BKK Pringsurat Temanggung mengalami permasalahan cukup serius. Diduga ada penyelewengan dalam pengelolaan dana dari masyarakat, sehingga mengalami kesulitan keuangan.

Buntutnya, uang simpanan nasabah tak dapat dicairkan karena pihak BKK tak lagi memiliki uang. Kondisi itu membuat resah para nasabah.

Kasus itu juga sudah masuk ke ranah hukum. Kejaksaan Negeri (Kejari) Temanggung bahkan menahan dua direktur PD BKK Pringsurat yakni Suharno dan Riyanto atas sangkaan kasus korupsi. Atas kejadian itu, negara mengalami kerugian Rp 103 miliar.

“Setelah saya cek, ternyata semuanya semerawut, ini praktik buruk perbankkan dan sudah awur-awuran. Maka saya minta kepada Kejari Temanggung untuk terus mengusut tuntas kasus hukumnya dan menyikat habis pihak-pihak yang terlibat. Ini bikin malu, bikin marah betul masyarakat,” ujarnya.

Meski begitu, Ganjar memastikan, Pemprov Jateng dan Pemkab Temanggung sebagai pemegang saham, tidak bisa tinggal diam. Melalui berbagai cara, akhirnya ditemukan solusi untuk mengatasi masalah itu.

“Sudah kami temukan solusi. Ada skema yang sudah disiapkan, kami sudah meminta bantuan Bank Jateng untuk membantu pengembalian dana nasabah ini, sekitar Rp113 miliar,” terangnya.

Baca juga : 

Meski demikian, menurut dia, ada beberapa nasabah yang spesifik yang harus diselesaikan dengan mekanisme lain.

Salah satu nasabah PD BKK Pringsurat, Sri Hartatik (37) mengaku lega dengan kepastian yang diberikan Ganjar. Sebab, selama dua tahun terakhir, dia bersama nasabah lain selalu resah uang yang disimpan tidak akan kembali.

“Selama ini hanya resah dan takut uangnya hilang. Sekarang sudah ada jaminan dari pak Gubernur, kami nasabah sudah tenang dan tidak was-was lagi,” kata dia.

Hartatik mengatakan sudah menabung di BPR tersebut sejak 2001 silam. Awalnya berupa tabungan biasa, namun lama-lama diminta untuk dijadikan deposito.

“Saya tertarik karena bunganya lumayan, 12 persen setahun. Namun pada April 2017 saya mau mencairkan katanya tidak bisa karena tidak ada uang. Sampai sekarang uang saya tidak bisa dicairkan,” imbuhnya yang mengaku memiliki simpanan ratusan juta rupiah.(lhr)

Editor : Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.