Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Hujan Deras, Enam Makam di Pondok Rejo Kudus Amblas Tergerus Air

0 717

MuriaNewsCom, Kudus – Hujan deras yang melanda Kabupaten Kudus beberapa pekan terakhir mengakibatkan sebagian tanah dan patok di Makam Pondok Rejo Kelurahan Wergu Wetan, Kecamatan Kota, ambles karena tergerus air. Setidaknya ada lima makam yang tergerus cukup dalam. kedalaman sekitar 30 cm.

Satu makam yang lain bahkan lebih dalam lagi. Erosi tanah di pemakaman terjadi karena saluran air yang ada terlalu kecil.

Berdasarkan informasi yang diterima MuriaNewsCom di lapangan, makam seluas sekitar 7.500 meter persegi pada sisi timur berbatasan dengan dengan sungai desa setempat dengan kondisi yang cukup mengkhawatirkan. Jarak antara makam dengan bibir sungai sekitar 3 meter dengan kondisi rata, tetapi setelah longsor kondisi tanah jadi miring dan hanya berjarak 2 meter saja.

Hal tersebut dibenarkan oleh Ketua RT 3 RW 3 Kelurahan Wergu Wetan, Arif Saefudin yang juga mantan Ketua Pengelola Makam Pondok Rejo. Peristiwa makam tergerus air sering kali terjadi jika curah hujan tinggi.

“Intinya, makam itu butuh saluran air lebih besar dan talud penahan sungai,” ujarnya sore tadi saat ditemui MuriaNewsCom.

Terkait kejadian itu, Pembuatan talud akan dibahas dalam Musyawarah Rencana Pembangunan Kelurahan (Musrenbangkel) awal pekan ini. Dirinya berharap, pengajuan talud sepanjang sekitar 88 meter mendapat respon baik dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus.

“Kalau dibiarkan terus tanpa talud, lama- kelamaan tanah tergerus dan makam di sisi sungai rawan hilang tersapu arus,” terangnya.

Kondisi makam berlubang tergerus air, dilaporkan warga Rabu, (30/01/2019) pagi. Sekalipun tergerus hingga mencapai hampir 1 meter,  bagian dalam tempat jenazah dikuburkan belum terkena dampak erosi tersebut. Sebab, untuk mengubur jenazah rata-rata berkedalaman antara 1,5 meter hingga 1,75 meter.

“Belum tahu makam siapa saja yang tergerus, tadi oleh warga dilakukan pengurukan kembali,” katanya.

Sementara itu, Lurah Desa Wergu Wetan, Rusichan mengatakan, pembuatan talud di Makam Pondok Rejo sudah dibahas dalam Musrenbangkel. Selanjutnya dirinya akan menyampaikan hal itu untuk dibahas di Musrenbang Kecamatan Kota maupun Musrenbang Kabupaten Kudus.

“Pembangunan talud dinilai sangat penting untuk menahan agar makam tidak longsor,”  terang Rusichan.

Terpisah, Camat Kota Kudus Catur Widiyatno meminta kepada masyarakat setempat untuk lebih dulu melakukan swadaya terkait perbaikan makam. Partisipasi masayarakat dikatakannya sangat dibutuhkan, terlebih makam berada di lingkungan sendiri.

“Semua harus punya rasa memiliki, setidaknya sembari menunggu pengajuan pembangunan talud lewat APBD disetujui,” tandasnya.

Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.