Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Pengisian Waduk Logung Kudus Terbantu Hujan Deras

MuriaNewsCom, Kudus – Peningkatan curah hujan di Kabupaten Kudus dan sekitarnya beberapa pekan terakhir dinilai mempercepat pengisian (impounding) Bendungan Logung yang berada di Desa Kandangmas.

Sebelumnya, Prediksi awal pengisian Waduk tersebut  akan tuntas dalam kurun waktu enam bulan setelah peresmiannya pada 18 Desember 2018 lalu. Hanya, diperkirakan pada akhir Februari atau Maret elevasi air ideal sudah bisa tercapai.

Koordinator lapangan Bendungan Logung, Dorlanda Sinaga menyatakan, hingga berita ini diturunkan, ketinggian air di elevasi 79,588 (dalam satuan elevasi, red). Elevasi merupakan ketinggian dari satu titik tertentu, (dasar bendungan, red).

”Angkanya sekitar segitu, kalo dihitung tinggi ada di angka 40 meter dari dasar,” terang Dorlanda saat di temui di lokasi waduk, Rabu (30/1/2019).

Terkait sistemnya, Saat berada pada elevasi 88,50 air akan secara otomatis tertuang ke saluran pembuang. Ia menambhkan ketinggian maksimal air berada pada angka elevasi 93.

”Mungkin akhir Februari atau Maret sudah mencapai elevasi ideal tersebut,”’ tandasnya.

Salah satu petugas menunjukkan debit air di Bendungan Logung Kudus. (MuriaNewsCom/Anggara Jiwandhana)

Dorlanda menambahkan hujan merupakan faktor penting dalam cepatnya pengisian waduk. Dia pun menyebutkan jika tower dalam bendungan sudah terendam air. Hanya, logung secara umum belum bisa dinikmati warga.

”Mungkin, lebih cepat dari yang diperkirakan,” ujarnya.

Terkait itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bendungan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juwana, Zulfan Arief Mustafa, kembali meminta pemahaman semua pihak terkait status objek vital di area pengendalian Bendungan Logung.

Sebelumnya pun pihaknya meminta perangkat desa di sekitar Bendungan Logung untuk mengimbau warganya, tidak mendekati area genangan. Pasalnya, air masih tercemar karena banyaknya tanaman yang membusuk di bagian hulu karena terendam air dalam waktu cukup lama.

Selain itu, imbauan agar tidak mendekati area genangan dimaksudkan agar warga tidak terpeleset. Serta mencegah hal-hal lain yang tidak diinginkan terjadi.

”Kami meminta pemerintahan desa dapat memberikan imbauan tersebut,” jelasnya.

Zulfan menambahkan, untuk lokasi yang dijadikan area pengembangan wisata sendiri akan diarahkan ke Desa Kandangmas, Kecamatan Dawe. Ini merupakan keputusan dari  koordinasi dengan Pemkab Kudus beberapa waktu yang lalu terkait  pengembangan area wisata masih yang masih diproses.

”Masyarakat harap bersabar,” tandasnya.

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...