Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Sasar Sekolah, Bawaslu Minta Para Pemilih Pemula Tak Tejerumus Politik Uang

0 186

MuriaNewsCom, Kudus – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kudus, melakukan sosialisasi melalui program bertajuk ‘’Bawaslu Goes to School’’ di MA NU Tasywiquth Thullab Salafiyah (TBS) Kudus, Selasa (29/1/2019). Diharapkan adanya kegiatan tersebut para siswa nantinya tidak tergoda dengan politik uang.

Sosialisasi dibuka Wakil Kepala MA NU TBS Bidang Humas, Kiai Suwantho. Sementara itu, tiga Komisioner Bawaslu Kudus yang hadir sebagai narasumber adalah Wahibul Minan Ketua Bawaslu, Bahruddin Komisioner Bawaslu Divisi Hukum Data dan Informasi dan Kasmi’an Komisioner Bidang Penanganan Sengketa.

Wahibul Minan, menjelaskan, program Bawaslu Goes to School ini digelar di berbagai sekolah.  Selain di MA. NU. TBS, sosialisasi juga telah dilakukan di MA. NU. Banat dan SMA 2 Bae.

“Sedang dalam waktu dekat, rencananya sosialisasi dilakukan di MA. NU. Muallimat serta SMA Muhammadiyah,” paparnya dalam sosialisasi di MA. NU. TBS yang diikuti sekitar 400 siswa itu, Selasa (29/1/2019).

Ia mengatakan, melalui sosialisasi yang digelar ini, berharap kepada para siswa yang telah memiliki hak pilih sebagai pemilih pemula supaya tidak tergoda dengan politik uang. Tidak terjerumus menyebarkan informasi hoaks.

“Tidak menyebarkan ujaran kebencian serta tidak melakukan politisasi SARA,” katanya.

Pada kesempatan itu Wahid sapaan akrab Wahibul Minan juga menyatakan, pihaknya kini tengah menargetkan agar Kampung Anti Politik Uang bisa segera dibentuk di Kabupaten Kudus. Karena di beberapa wilayah sudah ada kampung anti politik.

“Di Jawa Tengah, sudah ada dua Kampung Anti Politik Uang, yakni di Kabupaten Magelang dan Kabupaten Purbalingga. Urgensi dari adanya Kampung Anti Politik Uang, yaitu untuk memberi efek jera dan memimimalisasi para calon supaya tidak melakukan politik uang,” tuturnya.

Untuk mewujudkan Kampung Anti Politik Uang itu, Wahibul Minan menyebut, bersama jajarannya kini masih dalam proses dan melakukan pendekatan. Salah satunya dengan para kepala desa serta tokoh-tokoh di kampung.

‘’Semoga Kampung Anti Politik Uang di Kudus ini bisa segera terealisasi,’’ harapnya dalam sosialisasi bertajuk “Pedidikan Politik dan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Pemilihan Umum 2019” tersebut.

Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.