Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Disoal BPN, Ganjar Sebut Dukungan 31 Kepala Daerah ke Jokowi Tak Melanggar

0 383

MuriaNewsCom, Semarang – Deklarasi dukungan dari 31 kepala daerah di Jateng ke pasangan capres-cawapres Jokowi-Ma’ruf di Hotel Alila, Solo, Sabtu (26/1/2019) lalu disoal Badan Pemenangan Prabowo-Sandi.

Bahkan Badan Pemanangan Prabowo-Sandi menyatakan akan mengadu ke Bawaslu, untuk memastikan hal tersebut melanggar aturan atau tidak.

Juru Bicara Badan Pemenanganan Prabowo-Sandi Jateng, Sriyanto Saputro mempertanyakan mengenai izin deklarasi tersebut kepada pihak berwenang.

Ia juga mengaitkan deklarasi tersebut dengan kasus pose dua jari yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan beberapa waktu lalu yang dipersoalkan.

“Ketika Anies gesture itu saja heboh, ini perlu pengkajian. Bawaslu harus proaktif. Tipis perbedaan antara selaku kader dan kepala daerah,” ujar Sriyanto kepada wartawan.

Dalam deklrasi itu ada 31 kepala daerah dari 27 daerah yang hadir. Dari 35 kabupaten/kota di Jateng hanya  empat kepala daerah yang tidak diudang karena bukan pendukung. Yakni Kabupaten Sragen, Kendal, Kota Tegal dan Salatiga, karena mendukung pasangan lain.

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo yang menginisiasi menyebut, kegiatan deklarasi tersebut tak melanggar aturan. Terlebih menurutnya, deklarasi dilakukan saat hari libur.

“Kalau (hari) libur kan boleh. Saya sudah ngomong, satu, mereka itu kader partai, dua, harinya libur,” kata Ganjar.

Baca : 31 Kepala Daerah Se-Jateng Deklarasi Dukung Jokowi-Ma’ruf

Ia menyebut, seluruh kepala daerah yang mendeklarasikan dukungan ke Jokowi-Ma’ruf itu merupakan kader partai pendukung pasangan capres-cawapres tersebut.

Selain itu, ia memastikan kegiatan deklarasi tersebut sudah sesuai dengan regulasi dan taat etika. Serta dipastikan tidak mengganggu pelayanan kepada masyarakat.

“Saya sampaikan kita taat regulasi, taat etika, dan layanan masyarakat tidak terganggu. Kalau mau kampanye ambil cuti, kecuali hari libur,” ujarnya.

Sebelumnya di sela-sela deklarasi, Ganjar juga memastikan semua kepala daerah bakal tetap memegang etika sebagai pejabat sekaligus kader partai. Dengan demikian pembelajaran demokrasi yang diterapkan pemimpin daerah bisa menjadi contoh bagi masyarakat.

“Kami tetap menjalankan fungsi utama melayani masyarakat. Namun sebagai kader partai kami siap memenangkan pasangan Jokowi – Ma’ruf Amin mutlak,” terangnya.

Editor : Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.