MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Polres Magelang Bongkar Prostitusi Online, Tarif Rp 1,5 Juta Sekali Kencan

0 1.172

MuriaNewsCom, Magelang – Satuan Reskrim Polres Magelang Polda Jateng berhasil mengungkap praktik prostitusi online di salah satu hotel di wilayah Mertoyudan, Magelang. Polisi mengamankan seorang perempuan berinisial UM alias VE (32) yang bertindak sebagai mucikari.

Mucikari asal Keluarahan Tidar Utara, Kecamatan Magelang Selatan itu diketahui sebagi penghubung antara pria hidung belang dengan PSK.

Kapolres Magelang, AKBP Yudianto Adhi Nugroho mengatakan, modus operandi yang digunakan tersangka yakni mencari pelanggan pria hidung belang melalui aplikasi perpesanan WhatsApp (WA).

Saat dibekuk, tersangka VE menghubungkan seorang pria berinisial BD (40) warga Tempuran dengan seorang perempuan AM (25) warga Kecamatan Secang Magelang.

“BD menghubungi tersangka untuk mencarikan perempuan yang mau dibooking dan diajak hubungan intim. Kemudian dicarikan seorang perempuan berinisial AM,” katanya Selasa (29/1/2019).

Ia menyatakan, dalam transaksi disepakati tarif kencan sebesar Rp 1,5 juta. Dari harga itu, UM mendapatkan bagian sebesar Rp 500 ribu.

“Saat pemberian uang tersebut UM ditangkap oleh petugas Reskrim Polres Magelang. Sedangkan untuk BD dan AM sementara ditetapkan sebagai saksi,” ujarnya.

Menurut dia, aksi penggerebekan itu dilakukan pada Jumat (25/1/2019) sekitar pukul 12.00 WIB di salah satu hotel di daerah Mertoyudan.

Dari penggerebekan itu, polisi mengamankan barang bukti berupa kondom habis pakai, uang sebesar Rp 1,5 juta, HP dan lainnya.

Keberhasilan ungkap kasus ini menurut dia, berdasarkan laporan masyarakat serta hasil penyelidikan petugas melalui percakapan media online.

“Dari pengakuan tersangka UM, ia baru sekali melakukan praktek ini dan untuk imbalan ia tidak menentukan,” jelasnya.

Meski demikian, polisi masih mengembangkan kasus tersebut. Tersangka dijerat dengan pasal 296 KUHP dengan ancaman hukuman 1 tahun 4 bulan.

”Karena ini merupakan kasus khusus maka tersangka dan barang bukti kami amankan di rutan Polres Magelang, guna penyelidikan dan pengembangan,” pungkasnya.

Editor : Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.