MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Kades di Klaten Dibekuk Polisi Gara-gara Gadaikan BPKB Mobil Milik Warga

0 3.928

MuriaNewsCom, Klaten – Kepala Desa (Kades) Sabrang Lor, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten, Sri Giyatno, dibekuk aparat Polres Klaten karena melakukan penipuan dan penggelapan jual beli mobil. Modus yang digunakan yakni menjual mobil kepada sejumlah warga, namun BPKBnya justru digadaikan.

Bahkan menurut informasi, BPKB dari sejumlah korbannya digadaikan ke sejumlah BPR untuk mengambil utang hingga Rp 1 miliar.

Saat ini sudah ada enam orang warga yang melapor menjadi korban kepala desa ini. Rata-rata mereka membeli mobil kepada pelaku dengan cara tukar tambah.

Namun para korban hanya diberi unit mobil dan STNK saja. Sementara BPKB tak diberikan dengan dalih tengah diproses balik nama.

“Namun pada kenyataanya, BPKB itu diagunkan ke BPR, tanpa sepengetahuan korban,” kata Kapolres Klaten AKBP Aries Andhi dalam jumpa pers di mapolres, Senin (28/1/2019).

Untuk melancarkan aksinya, pelaku menggunakan show room Atlantic Motor milik pelaku. Menurut dia, polisi telah menemukan barang bukti sebanyak tiga unit mobil dan kwitansi yang diterbitkan show room tersebut.

Kades Sabrang Lor, Sri Giyatno saat datang ke Mapolsek Trucuk untuk dimintai keterangan. (Humas Polres Klaten)

Kasus ini awalnya terbongkar dari aduan salah satu korban yang merasa kebingungan karena mobil yang dibeli dari kades tersebut mau ditarik oleh pihak BPR.

Belakangan baru diketahui jika kades tersebut telah lama menunggak angsuran, sehingga pihak bank mencoba menarik mobil-mobil yang BPKBnya dijadikan agunan.

Dari situlah kemudian para korban melapor ke Polsek Trucuk, dan dari hasil pemeriksaan kepala desa tersebut langsung ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.

Sebelumnya memang sudah dilakukan mediasi antara pihak kepolisian, tersangka dan korban. Namun karena mediasi buntu, proses hukum kemudian dilanjutkan.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Klaten AKP Didik Sulaiman mengatakan, tersangka akan dijerat dengan pasal 378 KUHP Jo 65 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP Jo 65 KUHP. Dengan jeratan pasal itu, kades tersebut terancam hukuman 4 tahun penjara.

Editor : Ali Muntoha

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.